Citizen Reporter

Memberi Nilai Lebih Ubi Cilembu, Mahasiswa KKN Ubhara Buat Inovasi Produk Olahan Baru

Desa Duyung merupakan salah satu desa penghasil ubi cilembu di Jawa Timur. Hampir semua warga di desa ini menanam ubi cilembu sebagai mata pencaharian

Editor: Musahadah
istimewa
KKN Mahasiswa Ubhara Surabaya di Jalan Rambutan No 001, RT 01 RW 01, Dusun Bantal, Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.CO.IDDesa Duyung merupakan salah satu desa penghasil ubi cilembu di Jawa Timur. Hampir semua warga di desa ini menanam ubi cilembu sebagai mata pencaharian mereka.

Namun masyarakat hanya menjual hasil pertanian mereka tanpa mengolah lebih dahulu. Padahal, apabila masyarakat dapat mengolah dan memanfaatan, nilai jual hasil pertanian ini akan bertambah.

Menyadari hal ini, kelompok 06 kuliah kerja nyata (KKN), Universitas Bhayangkara Surabaya mencoba memberikan nilai lebih pada hasil pertanian ini.

Kelompok KKN Ubhara yang dibimbing Jamil, S.H., M.H. dan Prof  Musriha, Dra Ec., M.Si mengangkat tema  “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Olahan Ubi Cilembu dan Sosialisasi Kebersihan Lingkungan”.

KKN yang dilaksanakan mulai tanggal 5 Mei hingga 5 Juni 2022 ini berada di Jalan Rambutan No 001, RT 01 RW 01, Dusun Bantal, Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Literasi Digital Desa Wisata Ketapanrame Bersama Mahasiswa KKN Ubhara Surabaya

Kelompok 06 membuat inovasi produk olahan ubi cilembu yakni bola bola ubi dan ubi aroma.

Menurut Anisa, anggota KKN kelompok 06, ide ini didapat dari resep-resep kue kekinian dari internet.

“Selain bahan-bahannya yang cukup murah dan mudah didapat di pasaran, resep ini juga tak memerlukan banyak gula karena rasa dari ubi cilembu itu sendiri sudah manis,” katanya.

Dijelaskan Anisa, bahan-bahannya terdiri dari ubi 1kg, tepung maizena 250 gr, air, gula, kulit lumpia, keju parut 250gr, glaze coklat 250 gr, glaze tiramisu 250 gr, tepung panir 250 gr, dan minyak goreng 1liter.

“Ubi yang sudah dikukus dibentuk menjadi bola-bola kecil, lalu dicampurkan dengan adonan tepung maizena, dibalur tepung panir  dan digoreng hingga berwarna kuning kecoklatan. Sajikan dengan taburan glaze coklat ataupun tiramisu,” terang Anisa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved