TIPS SEHAT
Tips Sehat Haji, 3 Cara Dapatkan Tubuh Kuat Selama Ibadah Haji
Ibadah haji yang membutuhkan kesehatan fisik maksimal. Rangkaian panjang prosesi ibadah memerlukan tubuh yang kuat
1. Mencegah gangguan kesehatan karena cuaca panas
Kegiatan ibadah saat di Mekkah maupun Madinah sebagian besar dilakukan di luar ruangan. Jemaah rentan mengalami heat stroke atau kepanasan sehingga menyebabkan kelelahan hingga jatuh sakit. Lindungi diri dari teriknya matahari dari luar dan dalam dengan:
Memperbanyak minum air (air putih, zamzam, jus, dan sebagainya).
Berusaha menghindari paparan matahari secara langsung, gunakan payung atau topi jika diperbolehkan.
Hindari melakukan ibadah yang berlebihan dan istirahat yang cukup setelah melakukan kewajiban haji untuk mengembalikan energi.
Konsumsi suplemen vitamin C, Vitamin D, dan Zinc dalam format effervescent (tablet larut air). Selain efektif meningkatkan daya tahan tubuh, dalam waktu yang sama juga menambah konsumsi cairan dalam tubuh agar terhindar dari dehidrasi.
2. Memperhatikan dan menjaga asupan makanan
Para jemaah haji juga perlu selalu memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Meski sudah disediakan oleh para petugas, makanan dari luar seperti jajanan atau camilan dapat menyebabkan keracunan. Sebagai langkah pencegahan, Anda dapat melakukan hal sebagai berikut:
Selalu mencuci buah atau sayur.
Periksa tanggal kedaluwarsa ketika membeli makanan.
Hindari mengonsumsi makanan tanpa penutup karena rentan dihinggapi serangga dan terkena polusi.
Cuci tangan yang bersih sebelum dan sesudah mempersiapkan makan dan saat makan.
Hindari menyimpan makanan di bus terlalu lama ketika berpindah dari satu tempat ke tempat ibadah lain.
Menyimpan makanan pada suhu dalam bus lebih dari dua jam memicu tumbuhnya bakteri. Hal ini menyebabkan para jemaah keracunan makanan saat ibadah haji.
3. Menggunakan alas kaki yang nyaman dan mendukung selama ibadah haji
Ibadah haji memaksa Anda untuk banyak melakukan kegiatan berjalan kaki sehingga penting untuk menggunakan sepatu atau sandal yang dapat mengurangi risiko cedera pada kaki. Apalagi, penuhnya tempat ibadah menyebabkan durasi menjadi lama dan Anda kemungkinan besar akan berdesakan juga.
Pilih alas kaki yang memiliki bantalan empuk, terutama di bagian tumit dan mata kaki. Ukuran alas kaki harus pas, karena jika longgar akan menyebabkan lecet. Sementara jika terlalu kecil, dapat memicu kram di jari kaki dan luka. Anda dapat menggunakan pelembap yang dioleskan tiga kali dalam sehari untuk mengurangi gesekan selama berjalan.
Setiap jemaah haji pasti tidak mau melewatkan kesempatan untuk beribadah semaksimal mungkin selama di Tanah Suci. Namun di sisi lain, Anda sangat bergantung pada kondisi tubuh agar dapat menjalani ibadah haji.
Sumber: Hellosehat.com dalam artikel berjudul: Begini Caranya Kuat Berdesak-desakan Saat Beribadah Haji di Tanah Suci
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/viral-di-twitter-kondisi-kabah-setelah-penangguhan-umrah-ternyata-bisa-saksikan-live-streaming.jpg)