Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
UPDATE KASUS SUBANG, Yosef dan Mimin Kembali Dekat Meski Pembunuh Belum Terkuak, Temu Kangen di Sini
Sembilan bulan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat belum terungkap, sejumlah saksi muali berani tampil di depan publik.
Yoris juga menyebut Danu tidak mau menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) yang menjelaskan kesaksian tentang Yosef tersebut.
Dua hal inilah yang kemudian memicu kemarahan Yosef terhadap Danu.
Dalam keterangan terakhir di channel youtube Koin Seribu 77, Yosef mengakui memang tidak mengetahui sendiri tentang Danu yang tidak mau menandatangani BAP.
"Itu bapak gak tahu. Tapi Pak Rohman yang bertanya kepada Yoris dan Yanti," kata Yosef.
Meski hanya dapat keterangan dari Yoris, Yosef mengakui mempercayainya.
Bahkan, dia sanggup menghadirkan Yoris dan Yanti untuk menjelaskan itu.
"Yanti dan Yoris yang nanti akan menjawab," ungkapnya.
Sebelumnya, Yosef begitu emosi saat mengetahui cerita itu dari Yoris.
"Danu itu telah betul-betul menuduh saya sebagai pembunuh.
Dia telah memframing dan menuduh saya sebagai pembunuh," ungkap Yosef dikutip dari video yang diunggah channel youtube Koin Seribu 77.
Tuduhan Danu itu dilayangkan sebelum dia didampingi pengacara ATS Law Firm dan setelah digigit anjing pelacak.
Saat itu, Danu harus menjalani pemeriksaan tiga hari di Polres Subang.
Namun, saat kesaksian tentang Yosef itu dibuat berita acara pemeriksaan (BAP), Danu justru menolak menandatangani.
"Kenapa tidak ditandatangani, itu yang menjadi (tanda tanya)
Apa alasan yang sebenarnya," tanyanya dengan nada tinggi.
Selama ini, Yosef mengaku diam saat diframing dan mendapat tuduhan itu.