FAKTA TERBARU Suami Polwan Suci dan Selingkuhan yang Belum Dipecat dari ASN, Ini Alasan Inspektorat

Inilah fakta terbaru kasus perselingkuhan yang dilaporkan Polwan Suci Darma ke Polda Sumatera Selatan dan Pemkab Komering Ilir (OKI).

Editor: Musahadah
Kolase Instagram
W, PNS selingkuhan minta Polwan Suci Darma mempertahankan pernikahan dengan suaminya. Polwan Suci berhasil membongkar dugaan perselingkuhan suaminya dengan W hingga punya anak usia 4 tahun. 

SURYA.CO.ID - Inilah fakta terbaru kasus perselingkuhan yang dilaporkan Polwan Suci Darma ke Polda Sumatera Selatan dan Pemkab Komering Ilir (OKI).

Setelah W (34), selingkuhan suami Polwan Suci diperiksa penyidik Unit I Subdit I Kamneg Direskrimum Polda Sumsel pada Jumat (13/5/2022), kini giliran Pemkan OKI yang bertindak.

Beberapa hari terakhir W dan DKM (31), suami Polwan Suci diperiksa oleh tim pemeriksa adhoc terdiri dari unsur Inspektorat, Kepegawaian dan atasan yang bersangkutan.

Inspektur Kabupaten OKI Endro Suarno mengungkap status W dan DKM saat dikonfirmasi, Senin (16/5/2022).

"Saat ini yang bersangkutan masih berstatus ASN dan hanya dibebas tugaskan dulu sementara waktu," ujar Endro Suarno.

Baca juga: Polwan Suci Darma Bakal Diserang Balik? Kuasa Hukum Tak Gentar: Silahkan Saja, Kita Buktikan

"Masih dalam proses pembuatan hasil laporan dan akan di rapat kan terlebih dahulu," lanjutnya.

Terpisah, kuasa hukum Polwan Suci Titis Rachmawati SH mengatakan pihaknya juga belum menerima hasil dari pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Kabupaten OKI.

Ia menegaskan kedua terlapor yang berstatus sebagai ASN seharusnya dipecat karena terbukti tidak bermoral sesuai UU ASN nomor 53. Sebab ada pengakuan D yang sudah berselingkuh dengan W.

"Sesuai UU ASN Nomor 53, ASN yang tidak bermoral bisa dipecat dengan hormat atau tidak hormat. Dengan tidak hormat harus ada putusan pengadilan sementara dengan hormat harus ada kebijakan dari institusi sendiri, " ujarnya.

Ia juga mempertanyakan kenapa sampai saat ini kedua terlapor belum dipecat baik secara hormat maupun tidak hormat oleh Pemerintah setempat yang sudah jelas keduanya telah mengakui perbuatannya.

"Kedua ASN ini sudah mengakui, baik itu dilakukan sebelum atau sesudah menikah dengan Suci yang jelas sudah ada pelanggaran moral disini. ASN yang tidak bermoral, pecat dong, " ujarnya.

Titis juga menambahkan pihaknya segera meminta waktu dengan pimpinan Kabupaten OKI.

"Itu kita kawal, kami bakal meminta waktu dengan pucuk pimpinan Kabupaten OKI menanyakan sikapnya karena memiliki oknum ASN yang seperti ini. ASN itu punya moral dan martabat, " ujarnya.

Sedangkan terkait pemeriksaan kali ini hanya sebagai tambahan usai sebelumnya terlapor ASN D dan W di Mapolda Sumsel.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved