Berita Lumajang
Penyakit Mulut dan Kuku di Lumajang Mulai Serang Ternak Domba
Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Lumajang kini tidak hanya menular ke sapi, namun juga hewan ternak domba.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: irwan sy
Berita Lumajang
SURYA.co.id | LUMAJANG - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Lumajang kini tidak hanya menular ke sapi, namun juga hewan ternak domba.
Informasi yang berhasil dihimpun, setidaknya ada 7 domba dilaporkan mulai terserang virus PMK.
Temuan itu ada di Desa Kedawung, Kecamatan Padang.
Domba-domba itu mengalami luka lepuh di bagian bibir.
Kondisi ini membuat domba-domba kehilangan nafsu makan.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang Rofiah mengatakan, memang dalam beberapa hari terakhir kasus PMK makin bertambah banyak.
Angka ini bertambah banyak karena setiap hari proses pendataan setiap hari terus berlangsung.
Terbaru jumlahnya hewan ternak yang terinfeksi sudah 380 ekor.
Hewan ternak yang terpapar rencananya akan diberikan vaksin yang dikirim oleh Kementerian Pertanian.
Sedangkan, untuk penanganan darurat kandang-kandang hewan ternak dilakukan penyemprotan disinfektan.
"Langkah terdekat pendataan, pengobatan, dan penyemprotan disinfektan," katanya.
Rofiah menambahkan, untuk mengatasi penularan virus PMK semakin meluas, pihaknya tengah menyusun tim satgas dari anggota gabungan Polri dan TNI.
Tugas satgas yakni mengawasi lalu lintas perdagangan hewan ternak di pasar-pasar.
Hal ini dilakukan sebab beberapa kali temuannya di lapangan, sapi-sapi yang sakit dijual dengan harga yang cukup murah oleh peternak.