Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Larang ASN di Jatim Mudik Lebaran Pakai Mobil Dinas

Gubernur Khofifah resmi melarang ASN di lingkungan Pemprov Jatim untuk mudik lebarang menggunakan mobil dinas. 

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa resmi melarang ASN di lingkungan Pemprov Jatim untuk mudik lebaran menggunakan mobil dinas. 

Larangan itu ia sampaikan seiring dengan penetapan Surat Edaran (SE) Libur Nasional dan Cuti Bersama di momen Idul Fitri tahun 2022 yang ia terbitkan hari Senin (18/4/2022) ini. 

Ditegaskan Gubernur Khofifah, bahwa mudik adalah urusan pribadi, sehingga tidak diperkenankan menggunakan kendaraan dinas yang pada dasarnya merupakan fasilitas untuk mendukung tugas dan pekerjaan sebagai ASN Pemprov Jatim. 

"Bagi ASN Pemprov Jawa Timur silakan mudik, tetapi dilarang menggunakan kendaraan dinas. Saya menugaskan kepada Kepala Inspektorat Pemprov Jatim untuk melakukan tugas penertiban dan pengawasan ini," tegas Gubernur Khofifah, Senin (18/4/2022).

Khofifah menjelaskan, hal ini memang sudah menjadi aturan dan kebijakan dari pemerintah. Di mana mobil dinas tidak diperbolehkan digunakan untuk mudik. Dan kebijakan ini juga telah dilakukan dari tahun ke tahun. 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2608 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022. 

Di mana Cuti Bersama Lebaran Idul Fitri tahun 2022 ditetapkan pada tanggal 29 April 2022 dan kemudian tanggal 4-6 Mei 2022.

"Dengan terbitnya SE ini, kami harap akan menjadi perhatian bagi ASN di lingkungan Pemprov Jatim dan juga instansi maupun swasta yang ada di Jatim. Selain itu, SE ini juga diterbitkan dalam rangka memberikan efisiensi dan efektivitas hari kerja, serta memberi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam melaksanakan hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022," ucap Khofifah. 

Meski telah ditetapkan cuti bersama, Gubernur Khofifah menegaskan, bahwa untuk unit kerja yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di tingkat pusat maupun daerah yang mencakup kepentingan masyarakat luas diharapkan melakukan penyesuaian pengaturan kerja. 

Seperti rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat, lembaga yang memberikan pelayanan telekomunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban, perbankan, perhubungan, dan unit kerja, satuan organisasi, lembaga atau perusahaan lain yang sejenis.

"Rumah sakit, fasilitas kesehatan dan yang tugasnya memberikan pelayanan langsung ke masyarakat diharapkan tetap siaga. Di fasyankes terutama, kita pastikan tetap siaga dan tetap bekerja sesuai dengan sistem yang telah ditentukan di masing-masing titik," tegas Khofifah. 

Selain itu, ia mengimbau bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi Covid-19 agar segera menuntaskan. Sebab, vaksin menjadi salah satu syarat untuk mudik.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved