Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

UPDATE KASUS SUBANG: Sketsa Wajah Pelaku Membuahkan Hasil, Chat WA Yoris ke Danu Jadi Sorotan

Update kasus Subang kali ini membahas sketsa wajah pelaku yang ternyata membuahkan hasil, serta Chat WA Yoris ke Danu jadi sorotan.

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Polisi merilis sketsa wajah pelaku terduga pembunuh dalam kasus Subang. Dan kini membuahkan hasi, simak dalam update kasus subang. 

SURYA.co.id, SUBANG - Update kasus Subang kali ini membahas sketsa wajah pelaku yang sempat di sebar Polda Jabar ternyata membuahkan hasil.

Selain itu, para saksi kunci kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yakni Yoris Raja Amanullah alias Yoris dan Muhammad Ramdanu alias Danu, kembali jadi sorotan.

Beredar chat WhatsApp berisi perintah Yoris kepada Danu yang berisi perintah.

Update pertama, pihak Polda Jabar mendapatkan sejumlah informasi setelah setelah menyebar sketsa wajah terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang.

Informasi tersebut dipakai untuk melakukan akurasi.

"Ini memang sketsa wajah sudah kita sebarkan.

Beberapa informasi yang masuk ini akan kita lakukan akurasi." ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, saat dihubungi, Rabu (6/4/2022).

Seperti dilansir dari TribunJabar.id dalam artikel 'UPDATE Kasus Subang, Ini yang Didapat Polda Jabar Setelah Sebar Sketsa Wajah Terduga Pelaku'.

Menurut dia, peran serta masyarakat dalam memberikan informasi terkait sketsa wajah terduga pelaku dapat membantu penyidik mengungkap pelaku.

"Jadi kami harapkan ada masukan-masukan terkait sketsa wajah yang kita sebar tersebut," katanya.

Hingga saat ini sudah ada 121 saksi yang dimintai keterangan oleh polisi dan 216 alat bukti yang diperiksa.

Menurut Ibrahim, penyidik tak bekerja secara asal-asalan dalam mengungkap kasus itu.

Baca juga: KASUS SUBANG TERBARU, Beredar Chat WA Perintah Yoris ke Danu: Hati-hati Takut Barang Bukti Hilang

Polisi, menurutnya, memerlukan sejumlah kejelasan untuk mengungkap pelakunya.

"Kita juga butuh pembuktian yang jelas, petugas tidak bekerja sembrono, maka membutuhkan waktu yang panjang, karena memang membutuhkan kejelasan pembuktian. Kalau harapan sudah jelas, kami ingin segera terungkap," ucapnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved