Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
KASUS SUBANG TERBARU, Beredar Chat WA Perintah Yoris ke Danu: 'Hati-hati Takut Barang Bukti Hilang'
Menjelang kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang diungkap polisi, beredar chat WhatsApp berisi perintah Yoris Raja Amanullah ke Muhammad Ramdanu alia
SURYA.CO.ID - Menjelang kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang diungkap polisi, beredar chat WhatsApp berisi perintah Yoris Raja Amanullah ke Muhammad Ramdanu alias Danu.
Seperti diketahui Yoris adalah putra korban Tuti Suhartini dan kakak korban Amalia Mustika Ratu yang menjadi saksi kunci kasus Subang.
Sementara Danu adalah keponakan Tuti yang juga sepupu Yoris.
Chat tertanggal 19 Agustus 2021 pukul 12.08 atau sehari setelah kasus subang terjadi itu berisi perintah Yoris untuk Danu.
Berikut isi lengkap chat itu dikutip dari tayangan youtube Heri Susanto:
"Hati-hati takut barang bukti hilang... Wayahna depan jagaan sebelum polisi datang".
Baca juga: UPDATE KASUS SUBANG, Digoyang Isu Saksi Bayaran, Kades Jalancagak Beber Alasan Beri Rp 50 Ribu/Orang
"Sip," jawab Danu,
Tampak pula Danu mengirimkan sejumlah foto kepada Yoris yang menunjukkan kondisi depan rumah Tuti yang merupakan TKP pembunuhan.
Salah satu foto sempat viral karena memperlihatkan adanya petugas yang akhirnya dikenai adalah oknum bantuan polisi (Banpol) sedang berada di pelataran TKP.
Setelah itu, Yoris kembali mengirimkan pesan ke Danu.
"A Danu hoyong makan sareng pak," tulis Yoris.
Awalnya chat ini diungkap untuk menjawab isu bahwa foto banpol yang dikirimkan Danu ke Yoris itu sudah dibuat sejak tanggal 14 Agustus 2019.
Namun, belakangan chat dari Yoris itu banyak yang mempertanyakan maksudnya, terutama kalimat Yoris yang meminta Danu untuk hati-hati takut barang bukti hilang.
Kalimat Yoris yang menyebut sebelum polisi datang, juga menjadi sorotan banyak netizen.
Apa maksud Yoris menulis kalimat itu? Dan apakah Yoris sudah tahu jika polisi akan datang?