Berita Surabaya

HUT SIER ke-48, dr Agus Ali Fauzi Bagikan Tips Bebas Stres dan Tingkatkan Kinerja saat Pandemi

Dalam paparannya, dr Agus mengakui, pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak Maret 2020 sangat berat untuk dilalui.

Foto Istimewa SIER
dr H Agus Ali Fauzi PGD Pall Med (ECU), Kepala Instalasi Paliatif dan Bebas Nyeri RSUD dr Soetomo saat tampil dalam perayaan HUT PT SIER ke 48 secara virtual maupun offline terbatas, Jumat (4/3/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menggelar puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-48, Jumat (4/3/2022). Dalam acara tersebut, SIER mengundang motivator dr H Agus Ali Fauzi PGD Pall Med (ECU), Kepala Instalasi Paliatif dan Bebas Nyeri RSUD dr Soetomo.

Dalam paparannya, dr Agus mengakui, pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak Maret 2020 sangat berat untuk dilalui.

Meski begitu, ia harus tetap bekerja normal tak mengenal work from home (WFH), karena tuntutan pekerjaan.

"Sejak di Indonesia ada pandemi Covid-19 pada 15 Maret 2020 sampai hari ini, saya bekerja normal. Karena sebagai dokter, penyakit yang saya tangani tidak bisa ditunda dengan adanya pandemi. Penyakit-penyakit yang saya tangani membutuhkan perawatan terus menerus. Tapi Alhamdulilla saya masih diberikan kesehatan sampai hari ini," kata dr Agus, saat membuka paparannya yang juga ditayangkan di kanal YouTube PT SIER.

Menurutnya, meski pandemi Covid-19 sangat berat untuk dilalui, tapi ada hikmah dibalik itu semua.

Sebab pandemi mampu mengajarkan orang untuk introspeksi diri, melatih kesabaran, makin kuat dan tahan banting, meningkatkan solidaritas, kepedulian dengan berbagai serta menjaga keselamatan dan kesehatan.

"Hal pertama yang harus kita lakukan adalah bersyukur. Baik yang terpapar ataupun tidak. Dan Alhamdulillah, varian Omicron yang sekarang ini sedang menyebar tidak seberat varian Delta pada 2021 lalu. Sekarang lebih ringan, dan itu patut kita syukuri," beber dr Agus.

Untuk menghadapi varian Omicron ini, dr Agus memberikan tipsnya.

Selain harus bersyukur, juga harus tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Kemudian melakukan vaksinasi booster, lalu melakukan 3D yakni minum vitamin D, berdoa dan duit.

"3 D ini sangat penting. Meski orangnya sehat, tapi vitaminnya D dalam tubuh juga harus diperhatikan. Lalu berdoa, semoga selalu diberikan kesehatan. Sebab Covid-19 ini virus yang sangat cerdas, lebih cerdas dibanding HIV/AIDS. Jangan pernah menantang, karena tidak ada jaminan orangnya sehat, tubuh kuat dan sehat akan bisa selamat. Karena virus ini tidak kelihatan. D berikutnya duit. Artinya uang yang kita dapat kita keluarkan untuk orang lain. Sebab di sana ada sebagian milik orang lain," bebernya.

Orang sakit, kata dr Agus, disebabkan empat hal.

Pertama karena pola pikir yang jumlahnya mencapai 70 persen.

Pola pikir ini diakibatkan stress. Lalu pola makan 20 persen, pola hidup 10 persen.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved