Berita Surabaya
Marak Pencurian Sepeda Motor, Dua Pelaku Ditangkap Polisi Usai Beraksi di Jalan Tanjungsari Surabaya
Aksi pencurian motor di Kota Surabaya yang marak, membuat polisi terus mengejar dan menangkap pelakunya.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Aksi pencurian motor di Kota Surabaya yang marak, membuat polisi terus mengejar dan menangkap pelakunya.
Seperti dua pencuri sepeda motor berinisial MS (30) warga Tambak Mayor dan MRA (30) warga Surabaya yang ditangkap di Jalan Tanjungsari, Surabaya usai melancarkan aksinya.
Bahkan keduanya terpaksa dilumpuhkan kakinya menggunakan dua tembakan lantaran mencoba melawan dan kabur saat ditangkap.
Dari penangkapan itu, polisi menyita dua sepeda motor Honda Scoopy sebagai sarana dan Yamaha NMX hasil pencurian, anak kunci palsu, gerinda, kunci T.
Baca juga: Pria Pengangguran Bobol Warkop di Gayungan Kota Surabaya, Kepergok Warga yang Begadang
Polisi juga menenmukan sebuah alat hisap sabu-sabu dari jok motor sarana pelaku.
Kedua tersangka ini sering melakukan pencurian sepeda motor di Kota Surabaya.
Pengakuan tersangka ia beraksi di Surabaya sebanyak empat kali, sementara di wilayah Kabupaten Sidoarjo lima kali, dan satu lainnya di wilayah Perak.
"Kami sudah mendapatkan laporan polisi di 10 TKP. Empat wilayah Polrestabes Surabaya, lima Polresta Sidoarjo, dan satu laporan polisi di Polres Pelabuhan Tanjung Perak," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, Kamis (24/2/2020).
Baca juga: Dua Penjambret yang Dihajar Warga di Kendangsari Kota Surabaya, Pernah Dua Kali Beraksi
Penangkapan ini berawal ketika polisi menguntit tersangka sebelumnya.
Tersangka ketika itu beraksi hingga berhasil membawa lari motor korban.
Polisi mengikuti tersangka sampai Jalan Tanjungsari, Kota Surabaya.
Sebelum tersangka masuk gang, polisi menyergapnya.
Keduanya sempat lari mengetahui laju motornya dihadang polisi, dengan meninggalkan motornya.
Polisi mengejar tersangka dan sempat memberikan tembakan peringatan, namun tersangka tidak menggubris peringatan ini hingga akhirnya terpaksa dilumpuhkan.
"Kami beri tindakan tegas terukur ke tersangka agar tidak melarikan diri," ujarnya.
Baca juga: Ikuti Musrenbang, Dewanti Rumpoko Titip Pesan ke Pemimpin Kota Batu Berikutnya
Polisi masih menyelidiki lagi kemungkinan lokasi lain tempat tersangka beraksi.