Berita Trenggalek

Biji Kakao dari Petani di Trenggalek Mampu Menembus Pasar Luar Negeri

Eskpor biji kakao asal Kabupaten Trenggalek ini sudah berlangsung sejak 2019. Daerah tujuan ekspor itu salah satunya Jepang.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Biji kakao fermentasi kualitas ekspor yang disimpan di Rumah Coklat di Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Selasa (8/2/2022). 

Harga komoditi itu menyentuh Rp 35-40 ribu per kilogram (kg) dalam bentuk biji fermentasi.

"Sebelumnya harganya antara Rp 30-35 ribu. Jadi ada kenaikkan sekitar 10 persenan," sambungnya.

Di Kabupaten Trenggalek, jumlah petani kakao terbilang minim. Rumah Coklat mendampingi para petani di hampir seluruh kecamatan yang ada di Trenggalek.

"Tapi yang bisa bagus dan komitmen hanya sekitar 10 petani saja," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved