Breaking News:

TERBARU Anak Kiai di Jombang Jadi DPO, Ini Warning Keras Polisi ke Tersangka Pencabulan Santriwati

Inilah kabar terbaru MSA (inisial) (41) anak kiai di Jombang yang menjadi tersangka kasus pencabulan santriwati. 

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Musahadah
surya/luhur pambudi
Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menetapkan MSA, anak kiai di Jombang tersangka pencabulan dalam daftar pencarian orang (DPO). Foto kiri: MSA. 

SURYA.CO.ID, JOMBANG - Inilah kabar terbaru MSA (inisial) (41) anak kiai di Jombang yang menjadi tersangka kasus pencabulan santriwati. 

Pria kelahiran 20 Juni 1980 itu kini tak akan bisa lari dari jeratan hukum. 

Penyidik Ditreskrimum Polda Kabar telah memasukkan MSA dalam daftar pencarian orang (DPO) lantaran tidak kooperatif dan berkali-kali mangkir dari proses penyidikan.

Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menegaskan, setelah diterbitkannya surat DPO atas nama MSAT, pihaknya akan menjemput paksa tersangka dari tempat dirinya berada. 

"Kami sudah menerbitkan (surat) DPO, untuk selanjutnya kami akan melaksanakan upaya paksa, tinggal teknis waktunya akan kami atur kemudian," ujarnya di Halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Jumat (14/1/2022). 

Baca juga: TAK GENTAR DIADANG, Polda Jatim Siap Jemput Paksa Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Santriwati

Totok menerangkan, pihaknya dalam hal ini, penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, telah melayangkan surat pemanggilan pertama, pada Jumat (7/2/2022) kemarin, seusai berkas kasus yang menjeratnya dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Jatim atau P-21, pada Selasa (4/1/2022). 

Namun, dari pihak pengacara menyampaikan, bila MSAT sedang sakit sehingga tidak memungkinkan untuk memenuhi agenda pemanggilan tersebut, dan meminta waktu hingga Senin (10/1/2022). 

"Pemanggilan kedua tanggal 10 Januari kami telah layangkan, namun yang bersangkutan tidak hadir, untuk keterangan tidak hadirnya sampai sekarang kami belum dapat fakta itu," jelasnya. 

Bahkan, penyidik sempat mendatangi kediaman MSAT untuk mengantarkan surat perintah yang berisi informasi yang menghendaki petugas untuk membawa tersangka. 

Namun, upaya penyidik itu, malah dihadang ratusan massa yang bersiaga di sekitar area kompleks lembaga pendidikan yang dikelola orangtua MSAT. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved