Muktamar NU ke 34

Cerita KH Yahya Cholil Syaquf (Gus Yahya) Jadi 'Presiden' Gantikan Gus Dur, Kini Tak Minat Nyapres

Ketua Umum PBNU terpilih KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memastikan tak akan maju sebagai calon presiden (capres) di pilpres 2024. 

Editor: Musahadah
tribunnews/dok
KH Yahya Cholil Staquf pernah diminta Gus Dur menggantikan dia di forum internasional. Kini Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU. 

SURYA.CO.ID - Ketua Umum PBNU terpilih KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memastikan tak akan maju sebagai calon presiden (capres) di pilpres 2024. 

Gus Yahya juga tidak akan bersedia dicalonkan sebagai presiden. 

Tekat ini diucapkan Gus Yahya dalam wawancara eksklusif dengan Tribunnews sebelum pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Provinsi Lampung, pada Sabtu (4/12/2021) lalu.

Seperti diketahui, di Muktamar NU ke-34 ini, Gus Yahya mengungguli calon incumbent KH Said Aqil Siradj.

Saudara Menteri Agama RI KH. Yaqut Cholil Qoumas ini mengantongi 337 suara, sementara KH Said Aqil Siradj mendapatkan 210 suara.

Baca juga: Biodata KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Kader HMI yang Terpilih Jadi Ketum PBNU, Ini Kiprahnya

Terkait keputusannya tidak akan maju di capres 2024 ini, menurut Gus Yahya sudah mutlak.  

"Menurut saya ini mutlak, saya pribadi tidak akan mencalonkan diri (jadi presiden) atau bersedia dicalonkan juga, tidak mau maju," ujar Gus Yahya.

Menurutnya, menjadi Presiden RI itu tidak enak.

Bukan tanpa sebab Gus Yahya, menolak dan mengatakan menjadi presiden itu tidak enak.

Dengan bercanda, Gus Yahya mengatakan dia sudah pernah menjadi presiden.

Pernyataannya merujuk peristiwa ketika dirinya masih menjadi juru bicara Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Kala itu Gus Dur mengikuti konferensi Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Doha, Qatar.

"Saya ikut Gus Dur sebagai juru bicara dalam konferensi OKI di Doha, Qatar. Waktu itu saya enggak ada kerjaan di sana itu, berapa hari cuma keluyuran di lobi ketemu orang sana sini ngobrol," kenang Gus Yahya.

Saat perhelatan tersebut, Gus Yahya hanya berkeliaran di sekitar venue, menunggu acara berakhir pada pukul 22.00 malam waktu Qatar.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved