Breaking News:

Berita Tulungagung

Kehilangan Kendali, Sedan Timor Seruduk Dua Motor Sekaligus; Anak Usia 6 Tahun Jadi Korban

Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi mobil Timor, CG (23), asal Desa/Kecamatan Kauman tidak bisa menguasai kendaraannya

Penulis: David Yohanes | Editor: Deddy Humana
Dok Polres Tulungagung
Sedan Timor yang terlibat kecelakaan di Desa Dono, Kecamatan Sendang Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Kecelakaan yang tidak disengaja membawa korban anak berusia 6 tahun saat kejadian di Jalan Raya Desa Dono, Kecamatan Sendang, Minggu (5/12/2021) pukul 10.30 WIB. Itu setelah sebuah sedan Timor AG 1861 VD menabrak dua sepeda motor yang melaju searah di depannya, yang mengakibatkan beberapa orang luka-luka.

Menurut Kepala Unit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitrianto, awalnya semua kendaran berjalan satu arah dari Timur ke Barat. "Jadi dua kendaraan melaju di depan. Lalu di belakangnya ada mobil Timor itu," terang Diyon, Minggu (5/12/2021) sore.

Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi mobil Timor, CG (23), asal Desa/Kecamatan Kauman tidak bisa menguasai laju kendaraannya. Akibatnya mobil itu menabrak Honda Beat AG 3398 RBN dan Honda CRF AG 3286 RDI di depannya.

Mobil tersebut baru berhenti setelah menabrak pondasi beranda rumah warga di tepi jalan. "Sebenarnya kecelakaannya masuk kategori ringan. Namun ada anak yang dibonceng motor, yang menjadi korban," ungkap Diyon.

Pengemudi Honda Beat adalah Myt (51), warga Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo. Saat kejadian itu, Myt sedang membonceng Srg (40) dan MF (6). Nahas bagi MF, saat benturan terjadi ia terjatuh dan membentur aspal jalan. "Korban MF meninggal dunia karena luka berat di bagian kepala," sambung Diyon.

Myt dan Srg sama-sama mengalami luka ringan, luka lecet di beberapa bagian. Sementara pengemudi Honda CRF, Mwd (44), warga Desa Geger, Kecamatan Sendang mengalami luka ringan.

Dua orang yang diboncengnya, SAY(42) dan DKF (10) sama-sama mengalami luka ringan. "Seluruh korban dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Sementara kami mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi," ujar Diyon.

Dari pemeriksaan dokumen berkendara, pengemudi mobil tidak mempunyai SIM A. Demikian juga dua pengemudi motor yang ditabrak juga tidak memiliki SIM C.

Penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung akan melakukan gelar perkara, untuk menentukan status hukum perkara ini. "Setelah saksi dan bukti cukup, baru dilakukan gelar perkara untuk menentukan apakah ada tersangka atau tidak," pungkas Diyon. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved