Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Terkuak Sosok Pria dan Wanita Dekat TKP di Malam Tuti dan Amel Dibunuh, Danu Simpan 2 Rahasia Besar

Sosok pria dan wanita yang dilihat Muhammad Ramdanu alias Danu di dekat rumah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di malam pembunuhan (18/8/2021),

Editor: Musahadah
Kolase Kompas/tangkapan layar
Ramdanu alias Danu dan rumah TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang. Terungkap, sosok yang memerintahkan Danu membersihkan kamar mandi di TKP bukan Yosef. 

Meski begitu, Indra Zainal enggan mengungkapkan lebih rinci soal kejadian tersebut.

Menurutnya, ia akan mengungkapkan faktanya setelah polisi membongkar terlebih dulu.

"Nanti saya jelaskan, setelah pihak kepolisan menjelaskan ini. Saya janji akan jelaskan ini," ucap Indra Zainal.

Mendengar jawaban sang Indra, jurnalis pun bertanya lagi.

"Artinya Pak Indra sudah tahu jawaban yang sebenarnya ya?" tanya jurnalis.

"Iya sudah (tahu)," jawab Indra Zainal.

Meski begitu, Indra Zainal meminta agar para wartawan tidak tergesa-gesa menyimpulkan soal kasus Subang, sebelum ada konfirmasi dari kedua belah pihak.

Tak hanya itu, Indra Zainal meminta agar tidak menyudutkan salah satu pihak, baik itu pihak Yosef maupun Yoris dan Danu.

"Jangan framing ke orang," tambahnya.

Kepada jurnalis Tribunnews, Indra Zainal kembali menegaskan soal pengakuan Danu itu akan dijelaskannya nanti.

Meski begitu, para wartawan harap untuk sabar menunggu.

"Nanti akan saya jelaskan, tunggu saja ya, sabar," ucap Indra Zainal.

Disebutkan Indra Zainal, ia tak ingin melangkahi pihak kepolisian dalam mengusut kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.

"Takutnya mengganggu (kepolisian)," papar Indra Zainal.

Menurut Kades Jalan Cagak, penjelasannya ini akan tayang di akun Youtube miliknya, yang bernama Indra Zainal Channel.

Disebutkan Indra Zainal, kanal Youtubenya itu sengaja digunakan untuk memberikan klarifikasi tekait asumsi-asumsi yang beredar.

"Channel Youtube saya itu saya buat untuk benar-benar menetralisasi. Saya berjalan di tengah. Sehingga, ketika ada asumsi yang berbeda dan menjadi polemik, akan saya netralisasi semuanya," ucap Indra Zainal.

Meski begitu, Indra Zainal menegaskan tidak akan memihak salah satu pihak, baik itu Yoris, Danu maupun Yosef.

Meskipun Indra Zainal sendiri diketahui adalah kerabat dari almarhumah Tuti.

"Saya pihak keluarga, tapi saya ada di tengah. Saya tidak memenangkan keluarga saya, saya juga tidak memenangkan keluarga Uwak Yosef. Apalagi saya juga pemerintah desanya. Jadi semuanya itu warga saya," ujar Indra Zainal.

Rahasia lain yang disimpan Danu 

Muhammad Ramdanu alias Danu mengaku tertekan karena dituduh terlibat kasus pembunuhan di Subang.
Muhammad Ramdanu alias Danu mengaku tertekan karena dituduh terlibat kasus pembunuhan di Subang. (kolase youtube Misteri Mbak Suci/tribun jabar)

Sebelumnya dalam tayangan channel youtube Misteri Mbak Suci, Danu menyebut jika dia disuruh polisi membantu membersihkan kamar mandi yang sebelumnya dipakai pelaku untuk memandikan jasad Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Danu juga mengaku disuruh masuk ke mobil Alphard, tempat jasad Tuti dan Amel ditemukan.  

Pengakuan Danu ini pun membuat heboh hingga dia harus diperiksa di Polsek Jalancagak, Kabupaten Subang pada Senin (18/10/2021). 

Danu diperiksa sekitar pukul 22.00 WIB hingga menjelang dini hari dengan didampingi kuasa hukumnya. 

Dari pemeriksaan itu terungkap jika tidak ada polisi yang menyuruh Danu melakukan itu. 

Kuasa hukum Danu, Achmad Taufan Soedirjo mengungkapkan kondisi Danu tidak bisa membedakan sosok polisi sebenarnya dengan orang yang berdandan laiknya polisi. 

Karena itu, ketika orang yang dianggapnya polisi itu memintanya masuk ke mobil Alphard setelah  jasad Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan, dia manut saja. 

"Danu melihat dan meyakini itu polisi.

Orang itu kan kemampuan berpikirnya beda-beda.

Kalau saya sekolah sampai S2. saya tahumana polisi mana tidak.

Kalau ini,  lihat celana bentuk polisi, peralatan polisi, model kayak polisi, sering nongkrong ke kantor polis, wajar dia sebut itu polisi.

Ini akan kita luruskan,"katanya.

Lalu, siapa sebenarnya yang menyuruh Danu? 

Kepala Desa Jalancagak, Indra Zainal Alim memastikan tidak ada oknum anggota polisi yang menyuruh danu naik ke mobil Alphard atau meminta dia bersih-bersih di TKP.   

Terkait siapa yang menyuruh Danu, Indra Zainal Alim tidak bisa menyebut sosoknya sebelum pihak kepolisian Polda Jabar menemukannya dan mengungkapkan hasil penyelidikannya. 

"Saya tahu, dan tidak ada anggota polisi yang menyuruh danu.

Saya tidak bisa menyebutkan, karena ihak kepolisian dalam tahap kepolisian," kata Indra dikutip dari channel youtube pribadinya. 

Indra Zainal berjanji akan menjelaskan semuanya setelah polisi mengumumkan hasil penyelidikannya. 

"Nanti setelah pihak kepolisian mengumumkan hasil penyelidikannya, baru saya akan mengupload apa yang saya tahu," janjinya. 

Untuk itu, Indra meminta kepada siapapun untuk tidak mengira-mengira masalah ini. 

"Tidak ada yang menyuruh danu oknum anggota polisi yang menyuruh danu naik ke mobil alphard dan tidak ada danu disuruh membersihkan di tkp oleh oknum anggota polisi," tegasnya.

 Di bagian lain, Achmad Taufan Soedirjo kini meminta Danu dan Yoris untuk meminimalisir kontak dengan media. 

Pihaknya juga sudah meminta klarifikasi ke keluarga terkait Danu. 

Pihak keluarga meyakini Danu tidak terlibat dalam pembunuhan itu. 

"Kang Yoris tahu siapa Danu, begitu juga danu tahu sekali siapa almarhum dan almarhumah.

Danu memang akrab sama almarhumah, sama keluarga juga akrab," katanya. 

Dia lalu mengurai tak ada kepentingan apapun Danu terkait pembunuha  itu. 

"Apa sih kepentingan Danu kalau danu sebagai pelaku? kepentingan ekonomi apakah danu mau merebut yayasan?
kan enggak.

Apa Danu ada hati sama almarhumah Amalia kan enggak, saudara juga kan.

Aspek sosial? mau menguasai yayasan kan gak juga," ungkapnya. 

Sementara Yoris, Taufan juga menilai tak ada kepentingan Yoris dalam kasus ini. 

"Yoris. Apakah yoris (maaf) dengan membunuh ibunya sendiri untuk menguasai yayasan? apa iya sampai segitu, kan kita pakai nalar," katanya. 

Menurut Taufan, saat ini pihak yang paling berpotensi mendekat pada kepentingan itu lah yang patut dicurigai. 

Untuk itu lah pihaknya akan mengkaji hal ini secara mendalam. 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul BERITA POPULER Kasus Subang: Fakta Baru Mengejutkan, Saksi Kunci Lihat Pria & Wanita Jam 3 Dini Hari

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved