Breaking News:

Berita Blitar

Terduga Pembunuh Bakul Jamu di Blitar Masih Samar, Tetapi Suaminya Mengaku Tidak Berniat Mencelakai

Namun, Basuki juga mengaku kalau ia tak ada niatan sampai berbuat sekeji itu walaupun sering cekcok dengan istrinya.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Pria berinisial BSK diangkat warga karena ditemukan pingsan di tebing sungai dengan kondisi penuh luka, Kamis (7/10/2021) lalu. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Lima hari sejak pembunuhan terhadap Elvi Novianti (57), seorang penjual jamu keliling di Blitar, Kamis (7/10/2021) lalu, penyidik Polres Blitar belum membuat kemajuan. Itu karena suami korban, Basuki (62), yang menjadi kunci peristiwa itu belum bisa menjalani pemeriksaan karena masih dirawat di RSUD Ngudi Waluya, Wlingi.

Seperti diketahui, jasad Ny Elvi ditemukan bersimbah di dalam rumahnya, Dusun Plosorejo, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kamis (7/10/2021) malam lalu. Sedangkan orang terdekat saat kejadian yaitu Basuki mengalami lukanya cukup parah karena ditemukan pingsan di tebing sungai.

Menurut petugas, Basuki dianggap satu-satunya saksi kunci atas dugaan penganiayaan hingga membuat korban tewas bersimbah darah di kamar rumahnya itu.

Meski pelaku masih samar, tetapi dugaan sudah menunggu waktu untuk dibuktikan. Sebelum tubuh istrinya ditemukan tewas oleh anaknya, Basuki masih terlihat di depan rumah. Baru ketika anaknya datang dan menemukan ibunya tewas di kamar, Basuki langsung menghilang.

"Dia (Basuki) masih dirawat di rumah sakit sehingga belum bisa dimintai keterangan. Dan kami tidak memaksanya," kata AKP Aditya Yudho, Kasat Reskrim Polres Blitar, Selasa (12/10/2021).

Aditya tidak menampik kalau petugas sudah sempat mengobrol dengan Basuki selama dalam perawatan medis. Sebab setelah dirawat empat hari di rumah sakit, kondisi Basuki mulai membaik.

Bahkan menurutnya, Basuki sempat curhat kalau rumah tangganya yang sudah dijalaninya puluhan tahun akhir-akhir ini sering ada masalah. Ujung-ujungnya, meski tidak sampai pisah ranjang namun istrinya tak mau tidur sekamar dengannya.

Akhir-akhir ini, istrinya sering tidur di kamar anaknya. Namun Basuki mengaku tetap ingin mempertahankan rumah tangganya meski ada kabar kurang sedap yaitu adanya isu tentang pihak ketiga yang masuk ke rumah tangganya.

"Kalau pengakuannya itu, ia sering cekcok mulut dengan istrinya akhir-akhir ini karena cemburu. Ia tidak menyebutkan jelas penyebabnya namun ia mengaku sering memergoki istrinya WA-an dengan orang lain. Namun setiap kali ditegur, korban marah hingga memicu pertengkaran," paparnya.

Ketika polisi sempat bertanya siapa yang membunuh, Basuki mendadak menghentikan obrolan karena mengaku mendadak pusing. Akhirnya, petugas tidak meneruskan pertanyaan karena menghormati kondisi kesehatannya.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved