Konflik Partai Demokrat

Sosok Rusdiansyah, Pengacara Demokrat Moeldoko Bantah 4 Serangan Hoaks dari Kubu AHY

Inilah sosok Rusdiansyah yang dipercaya Partai Demokrat Moeldoko yang membeberkan 3 serangan hoaks kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepadanya.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com/Tribunnews.com
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum Partai Demokrat KLB Moeldoko. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Inilah sosok Rusdiansyah yang dipercaya Partai Demokrat Moeldoko yang membeberkan 3 serangan hoaks kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepadanya.

Rusdiansyah dipercaya kubu partai Demokrat hasil kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang sebagai pengacara hingga hari ini. 

Rusdiansyah juga dipercaya 12 mantan kader Demokrat yang dipecat AHY menggugat kePengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan pengadilan tata usaha negara (PTUN) Jakarta.

Kini, ia membantah sejumlah tuduhan yang dilontarkan Partai Demokrat pada Minggu (3/10/2021) disampaikan Ketum Partai Demokrat AHY melalui Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat, Herzaky Mahendra.

Rusdiansyah menyebut ada sejumlah serangan hoaks yang dilontarkan kubu AHY kepada Partai Demokrat KLB Deli Serdang. Berikut bantahan-bantahan yang disampaikan Rusdiansyah atas hoaks atau kebohongan kubu AHY. 

Baca juga: Benarkah Sewa Jasa Yusril Ihza Mahendra Rp 100 Miliar? Ini Tanggapan Sang Pengacara Moeldoko Cs

1. Hoaks Rusdiansyah bersitegang dengan Max Sopacua

Rusdiansyah menilai kubu AHY juga telah membuat kebohongan besar dengan menyebut dirinya bersitegang dengan senior partai Demokrat Max Sopacua.

Dia menduga AHY dan seluruh jajarannya mengidap gangguan kecemasan (anxiety disorder).

"Bahwa tidak benar saya berbeda pendapat dengan senior partai Demokrat Bapak H Max Sopacua dan kawan-kawan"

"Faktanya sampai detik ini saya masih berhubungan baik dengan beliau dan beliau tidak pernah mundur dari Demokrat Pimpinan Moeldoko," kata Rusdiansyah kepada wartawan, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Herzaky Cerita Masa Lalu Moeldoko saat jadi Bawahan SBY, Sebut Ngebet Jadi Presiden

2. Hoaks Demokrat Moeldoko terbelah 3

Malahan, Rusdiansyah mengatakan AHY dan para hulubalangnya telah membuat kebohongan dengan menyebut kuasa hukum kubu KLB Moeldoko terbelah menjadi tiga.

"Faktanya DPP Partai Demokrat pimpinan Pak Moeldoko hanya menunjuk kantor hukum Rusdiansyah dan partners sebagai kuasa hukum dalam sengketa kepengurusan Partai Demokrat dengan Menkumham dan tidak pernah menunjuk Prof Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara apalagi saudara Yosef Badeoda," ujar Rusdiansyah.

Dia mengungkit lagi ketika AHY kalah gugatan PMH di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat melawan 12 orang kader Demokrat akibat AHY beritikad tidak baik.

"Tidak lantas pula kami mengatakan bahwa AHY dengan bapaknya terbelah dua soal penunjukan Hamdan Zoelva sebagai kuasa hukumnya menggantikan Bambang Widjojanto," katanya.

Baca juga: Yusril Bela Moeldoko Cs Gugat AD/ART Demokrat AHY, Cuitan Miris SBY: Mungkin Hukum Bisa Dibeli

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved