Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Terobosan Owner Melodia Production di Tengah Pandemi: Perluas Jangkauan Penonton lewat Konser Daring

Melodia Musik berdiri 1980 di Ngagel Jaya 12-14 Surabaya, berawal toko musik retail dan kebetulan dealer Yamaha untuk organ dan alat musik lainnya.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
Foto: Saiful Sholichfudin
Rudy Winarto, Owner Melodia Sound and Lighting System Surabaya (ketiga kiri) saat berkunjung di kantor Harian SURYA, Jumat (24/9/2021). 

Padahal kami sudah jauh dari itu. Kami retail, project, rental untuk event-event juga.

Setelah berkembang seperti saat ini, bidang apa yang digeluti Melodia Group?

Pada 1997-1998 kami ekspansi ke Jakarta, Bali, Yogyakarta dan Bandung.  Dan kalau Jakarta kami mengembangkan ke video selain audio.

Mungkin masih ingat perjalanan Melodia Musik pernah bekerja sama dengan kelompok musik apa saja?

Banyak, beberapa di antaranya Sheila On 7, Padi, Dewa 19 ,Gigi, Andra and The Back Bone dan banyak lagi yang kami support.

Kebanyakan dari mereka juga merupakan endorser dari alat musik yang kami jual.

Kami juga menggarap artis internasional seperti Level 42, artis Mandarin Jacky Cheung, Korea juga pernah, Amerika Boys II Men hingga Toto.

Ketika ada konser selevel itu tekanannya pasti luar biasa, dan sound adalah sesuatu yang vital untuk kesuksesan sebuah konser. Apa suka dukanya?

Kerja dituntut perfectionis, apa lagi dengan bule. Untuk event internasional kami biasanya mulai persiapan dengan memastikan apa saja riders yang diminta kepada  kami.

Saat hari H saya pasti hadir, karena itu adalah suatu bentuk support ke promotor dan artis agar bisa bekerja sama dengan baik.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved