Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Terobosan Owner Melodia Production di Tengah Pandemi: Perluas Jangkauan Penonton lewat Konser Daring

Melodia Musik berdiri 1980 di Ngagel Jaya 12-14 Surabaya, berawal toko musik retail dan kebetulan dealer Yamaha untuk organ dan alat musik lainnya.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
Foto: Saiful Sholichfudin
Rudy Winarto, Owner Melodia Sound and Lighting System Surabaya (ketiga kiri) saat berkunjung di kantor Harian SURYA, Jumat (24/9/2021). 

Saat sudah bisa offline, online tidak akan ditinggalkan. Harus bisa mensinergikan online juga karena kita menghadapi market baru.

Selama pandemi apa terobosan Melodia Musik dan Melodia Production?

Kalau Melodia Production selama ini mengurus event skala besar,  dan tentunya terdapat pengurangan volume karena pembatasan event.

Sementara penjualan alat musik seperti gitar, keyboard masih tetap stabil karena masih menjadi sarana hiburan selama pandemi.

Masih ingatkah konser musik terakhir yang dikomandani Melodia?

Pada 14 Maret 2020 di Grand City. Saya hadir mengurus konser Dewa 19. Hype-nya sangat besar, full penonton karena orang-orang sudah rindu Dewa19.

Itu kota kedua dari sejumlah rangkaian konser, tapi setelah konser di Surabaya, konser di kota lain dihentikan.

Bisa diceritakan sejarah kesuksesan Melodia di Surabaya kemudian berkembang menjadi pusat musik skala nasional hingga internasional?

Melodia Musik berdiri 1980 di Ngagel Jaya 12-14 Surabaya, berawal toko musik retail dan kebetulan dealer Yamaha untuk organ dan alat musik lainnya.

Waktu itu bisa dibilang sekolah musik Melodia terkenal. Sampai sekarang juga identik Melodia ini sekolah musik.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved