Berita Surabaya
Peudecskin, Alat Pendeteksi Kadar Alkohol pada Parfum Bikinan Tiga Mahasiswa ITS
Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pun membuat inovasi alat pendeteksi alkohol pada parfum.
Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
Dengan mengetahui jenis alkohol pada parfum, maka dapat diketahui pula apakah alkohol parfum tergolong aman atau tidak digunakan oleh konsumen berkulit sensitif.
Indikator keamanan parfum sendiri dinyatakan melalui GUI dengan tiga tingkat kadar alkohol yaitu week, strong, atau extreme.
“Bila terkategori tidak aman, maka buzzer pada alat akan menyala sebagai tanda peringatan,” ungkap mahasiswi kelahiran 1998 ini.
Melalui inovasinya ini, Lina bersama kedua rekannya Ardin Lirnawati (Departemen Teknik Kimia Industri, 2017) dan Dzulfikar Ats Tsauri (Departemen Teknik Elektro Otomasi, 2018) berhasil meraih medali perak dalam kompetisi Japan Design, Idea, and Invention Expo 2021.
Terakhir, Lina berharap Peudecskin dapat dikembangkan lebih lanjut dan digunakan sebagai quality control dalam produksi parfum sebelum didistribusikan ke konsumen.
“Harapannya, parfum dapat digunakan oleh semua orang dengan aman,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/alat-pendeteksi-alkohol-pada-parfum-bernama-peudecskin.jpg)