Berita Nganjuk
Target Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran, Petani Nganjuk Diminta Isi Data Valid E-RDKK
Hal itu dilakukan dalam rangka pemenuhuan kebutuhan pupuk bersubsidi dan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Titis Jati Permata
Sehingga para petani hanya dibebankan 20 persennya atau sebesar Rp 36 ribu sebagai premi.
Dan prosedur mendaftar bisa dilakukan pendataan di ke kelompok tani lewat aplikasi Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP).
Asuransi tersebut, ungkap Sutono, cukup penting seandainya petani gagal panen sesuai kriteria yang ada.
Misalnya karena kekeringan, serangan OPT dan sebagainya, maka per hektar lahan akan diberikan pengembalian maksimal 75 persen ganti rugi atau sebesar Rp 6 juta dari Asuransi.
Oleh karena itu, harap Sutono, petani di Kabupaten Nganjuk sesuai dengan aturan yang ada untuk mengikuti program AUTP.
Hal itu sebagai upaya dalam mengurangi risiko gagal panen.
Untuk itu petani harus segera melengkapi data yang valid untuk diinput ke e-RDKK.
"Silahkan para petani di Nganjuk ikut program AUTP yang bermanfaat ketika gagal panen. Dan untuk e-RDKK petani mengisi data yang valid. Jangan sampai ada yang tertinggal agar mendapatkan pupuk bersubsidi," tutur Sutono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/petani-pupuk.jpg)