Vaksinasi di Indonesia
UPDATE Vaksinasi, Total 77 Juta Warga Divaksin, Ini Beda Resiko Covid Sebelum dan Sesudah Vaksin
Data terakhir yang dirilis Satgas Covid-19, hingga Rabu ( 11/8/2021) hari ini, total warga yang telah menerima suntikan vaksin menacapai 77.145.224
Penulis: Suyanto | Editor: Suyanto
SURYA.co.id I JAKARTA - Vaksinasi massal digelar secara masif di berbagai wilayah di Indonesia. Data terakhir yang dirilis Satgas Covid-19, hingga Rabu ( 11/8/2021) hari ini, total warga yang telah menerima suntikan vaksin menacapai 77.145.224 orang.
Dari total angka itu, sebanyak 51,705,924 diantaranya merupakan warga yang menerima suntik dosis pertama. Angka ini merupakan akumulasi setelah ada tambahan 510,373 warga yang mengikuti suntik dosis pertama.
Sedang warga yang sudah vaksin dosis kedua berjumlah 25,439,300 atau bertambah 541,720 orang.
BEDA RESIKO SESUDAH DAN SEBELUM DIVAKSIN
Disiplin menerapkan prokes menjadi kunci keselamatan diri dari virus Corona, selain mengikuti vaksinasi guna menyiapkan antibodi tubuh.
Ingat vaksin tidak membuat tubuh kebal terhadap penyakit tertentu. Vaksin bersifat memperkuat anti-body, sehingga tubuh yang sudah divaksin, gejala yang diderita tidak akan separah orang yang tidak melakukan vaksinasi.
Berikut perbedaan gejala COVID-19 bagi orang yang sudah dan belum vaksin, sebagaimana artikel dr. Rizal Fadli berjudul "Perbedaan Gejala Covid-19 sebelum dan sesudah Divaksin", yang dilansir laman halodoc.com
Baca juga: Tips Sehat, Mengenal 5 Obat untuk Pasien Covid-19, Lakukan Ini Jika Anda Terjangkit
Gejala Virus Corona Sebelum Divaksinasi
Gejala sebelum divaksinasi dapat terjadi dalam intensitas ringan hingga tinggi, tergantung pada kekebalan tubuh masing-masing pengidap. Gejala yang umum dialami, meliputi:
Sakit kepala;
Sakit tenggorokan;
Pilek;
Demam;
Kelelahan;
Hilangnya indra perasa;
Hilangnya indra penciuman;
Batuk berkepanjangan.
Dalam intensitas yang lebih parah, gejalanya meliputi:
Diare;
Mata kemerahan (konjungtivitis);
Ruam kulit;
Perubahan warna pada jari tangan atau kaki;
Rasa nyeri dan tidak nyaman di sekujur tubuh.
Sedangkan gejala serius yang membutuhkan penanganan medis segera, meliputi:
Sesak napas, kondisi ini terjadi akibat turunnya kadar oksigen dalam darah.
Sensasi rasa ditekan pada area dada.
Kehilangan kemampuan berkomunikasi atau bergerak.
Baca juga: TIPS SEHAT, 4 Cara Mudah Redakan Sakit Kepala pada Ibu Hamil, Tanpa Obat
Gejala Virus Corona Setelah Divaksinasi
Ingat, vaksin COVID-19 tak membuat tubuh kebal terhadap infeksi virus corona. Dengan kata lain, seseorang yang telah divaksin bisa saja tetap terinfeksi virus tersebut. Gejala setelah divaksin terbagi menjadi dua jenis, yaitu setelah menerima satu dosis vaksin dan vaksin lengkap. Pada orang yang baru menerima satu dosis vaksin, gejala meliputi:
Bersin;
Sakit kepala;
Batuk berkepanjangan;
Pilek;
Sakit tenggorokan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/masyarakat-tuban-saat-menjalani-vaksinasi-di-pendopo-kridha-manunggal.jpg)