Breaking News:

Balon Udara Meledak

Terungkap Motif 14 Tersangka Kasus Balon Udara Meledak di Kabupaten Ponorogo

Semua tersangka merupakan warga satu lingkungan Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

tribun jatim/sofyan arif candra
Polres Ponorogo menetapkan 14 tersangka kasus meledaknya balon udara dan petasan di Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Polres Ponorogo menetapkan 14 tersangka kasus meledaknya balon udara disertai petasan yang menyebabkan sejumlah rumah warga dan sekolah di Dusun Demalang, Desa Somoroto, Kecamatan Kauman rusak, Jumat (6/8/2021) lalu.

Semua tersangka merupakan warga satu lingkungan Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

Dari 14 tersangka tersebut, 12 orang diantaranya dewasa dan 2 orang lainnya masih di bawah umur.

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan motif tersangka menerbangkan balon udara tersebut karena ingin menerbangkan balon sisa hari raya Idul Adha yang belum diterbangkan.

"Jadi dibuat sejak sebulan sebelum diterbangkan. Penyangga dananya dari urunan (patungan) masing-masing anak yang dikumpulkan oleh 3 tersangka utama," kata Azis, Senin (9/8/2021).

Azis menyebut, dari pemeriksaan di rumah para tersangka juga masih ditemukan bahan-bahan balon udara dan mercon atau petasan yang belum diracik.

Baca juga: Kodam V Brawijaya Gelar Vaksinasi untuk 20 Ribu Dosis Kedua Warga Surabaya

"Barang bukti sudah diamankan di tempat meledaknya balon udara dan rumah-rumah tersangka termasuk bahan yang belum dibuat," lanjutnya.

Azis menyebut ke-14 tersangka juga mengakui perbuatannya tersebut mulai dari proses pembuatan balon udara dan petasan hingga menerbangkannya.

"Kita sangkakan Pasal 1 ayat 1 uu darurat RI nomor 12 tahun 1951 jo pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," jelas Azis.

Tersangka juga telah bersedia mengganti kerugian material yang diderita korban dengan nilai lebih kurang Rp 40 juta.

BACA BERITA PONOROGO LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved