Breaking News:

Pemprov Jatim

Progres Vaksinasi Covid-18 di Jawa Timur Sudah Mencapai 23,4 Persen

Sebanyak 7,4 juta warga Jawa Timur yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memantau vaksinasi Covid-19 di Gelora Pancasila Surabaya dan Lapangan THOR Surabaya, Kamis (29/7/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, bahwa saat ini capaian vaksinasi Covid-19 secara total di Jawa Timur sudah mencapai 23,49 persen. Atau sudah sebanyak 7,4 juta warga Jawa Timur yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Dari jumlah penduduk tersebut yang sudah vaksin dosis kedua sebanyak 3 juta orang.

Oleh sebab itu, pihaknya terus mendorong sinergitas dari lintas sektor untuk kian menggencarkan vaksinasi di Jawa Timur. Salah satu yang ia apresiasi adalah giat serbuan vaksinasi yang dilakukan oleh Pangkoarmada II di Gelora Pancasila Surabaya dan Lapangan THOR Surabaya, Kamis (29/7/2021).

“Per kemarin, yaitu tanggal 28 Juli 2021, Jatim masih menjadi provinsi tertinggi capaian vaksinasi Covid-19. Dari total sasaran 31,8 juta yang harus divaksin di Jatim, yang sudah dosis pertama ada 23 persen. Sedangkan yang sudah dosis kedua ada 3 juta. Semoga semangat semua terus terjaga,” tegas Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, bahwa untuk sasaran SDM Kesehatan dan juga petugas layanan publik seluruhnya sudah terlaksana. Yang masih berprogres dan masih membutuhkan dorongan maksimalisasi adalah vaksinasi untuk lansia, karena sampai saat ini progres pencapaian dosis pertama hanya 20,1 persen dari total sasaran 4,3 juta. Atau yang telah tervaksin dosis pertama adalah 868 ribu orang.

Sedangkan untuk masyarakat umum dan masyarakat rentan, dari total sasaran sebanyak 21,6 juta, yang sudah tervaksin ada sebanyak 10,2 persen. Atau sebanyak 2,2 juta orang yang tervaksin dosis pertama.

Dan untuk capaian vaksinasi pada remaja, ditegaskan Khofifah bahwa pencapaiannya masih 1,62 persen dari total sasaran sebanyak 3,5 juta orang. Mereka adalah remaja dengan usia 12-17 tahun.

“Vaksinasi ini adalah hulunya. Sama halnya dengan penerapan 5M, itu juga adalah hulunya. Hilirnya adalah kuratif. Maka tolong tetap dijaga penggunaan masker, tetap menjaga jarak. Kita maksimalkan penurunan kasus Covid-19 bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, Pangkoarmada II, Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, bahwa khusus untuk di Gelora Pancasila dan Lapangan THOR ini, vaksinasi akan dilakukan dalam dua hari. Dengan total sasaran dalam dua hari ini ada sebanyak 25.000 orang bisa tervaksinasi.

“Targetnya sehari ada 12.500 orang warga yang tervaksinasi. Vaksinasi ini dibantu oleh 406 orang nakes. Sebanyak 300 di antaranya dari Pemkot Surabaya dan 106 orang sisanya gabungan dari TNI AL,” tegasnya.

Selain di Surabaya, hari ini, vaksinasi juga dilaksanakan di Pulau Bawean Kabupaten Gresik.
Dengan menggunakan armada udara, Pangkoarmada II bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi di Pulau Bawean.

Pasalnya telah dikirimkan KRI Makassar dan sandar di Bawean mulai hari Selasa hingga Sabtu pekan ini untuk melaksanakan vaksinasi untuk warga di Pulau Bawean.

“Targetnya ada sebanyak 1.500 orang warga Bawean yang bisa divaksinasi. Kami dan ibu gubernur bahkan setelah meninjau ke sana, sangat mengapresiasi semangat warga yang begitu antusiasn mengikuti vaksinasi,” tegasnya.

Oleh sebab itu ia berkomitmen bahwa Armada II akan turut berkontribusi untuk mewujudkan herd immunity bagi warga Jawa Timur lewat menggencarkan vaksinasi Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved