Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona di Myanmar

Ini Bisa Ditiru, Di Myanmar Warga Butuh Bantuan Pasang Bendera Kuning, Di Malaysia Bendera Putih

- Myanmar dan Malaysia punya cara khusus dan mudah untuk mengetahui warga yang butuh bantuan terkait pandemi covid-19.

Editor: Suyanto
tribunnews.com
Salah satu rumah warga di Ibu Kota Yangon, Myanmar, dipasangi bendera kuning, tanda penghuninya sedang membutuhkan bantuan penanganan covid-19. Di Malaysia warga memasang bendera putih 

SURYA.co.id I YANGON - Myanmar dan Malaysia punya cara khusus dan mudah untuk mengetahui warga yang butuh bantuan terkait pandemi covid-19.

Di Myanmar, warga yang membutuhkan bantuan, cukup memasang bendera kuning di depan rumah. Sedang di Malaysia, warga memasang bendera putih sebagai tanda.

Pantauan di Myanmar, tampak rumah - rumah di kota Yangon, r, mengibarkan bendera kuning sebagai tanda permintaan tolong akibat Covid-19, seperti yang dilansir Eleven Myanmar.

Baca juga: TIPS SEHAT, Terapi Cuci Hidung Penting Dilakukan di Masa Pandemi, Begini Cara Melakukannya

Kasus Covid-19 telah melonjak di Myanmar, beberapa keluarga pun mengibarkan bendera di depan rumahnya untuk meminta bantuan obat.

"Saya berterima kasih kepada orang-orang yang membantu kami," kata seorang anggota keluarga yang mengibarkan bendera di kota Oakkalapa Selatan.

"Suami saya sakit di hari sebelumnya dan saya juga."

"Hanya anak-anak yang tersisa." "Kami tidak bisa membeli obat-obatan di luar jadi kami mengibarkan bendera untuk meminta bantuan membeli obat-obatan."

"Orang-orang membeli obat-obatan dan memberi kami pagi ini."

Bendera Putih di Kuala Lumpur

Bendera putih sebagai tanda kesulitan dikeluarkan oleh beberapa rumah tangga di Malaysia, ketika orang-orang berjuang untuk tetap bisa makan di tengah lockdown ketat.

Kampanye bendera putih atau #benderaputih di Malaysia menunjukkan bagaimana masyarakat sipil saling menolong tetangganya yang kesulitan, saat bantuan langsung dari pemerintah tidak bisa diharapkan.

Baca juga: INFO PENTING bagi Isoman, Ini Cara Daftar Layanan Telemedicine, Telah Dibuka di Jawa - Bali

Baca juga: TIPS SEHAT, 7 Cara Mudah Atasi Sesak Napas, Bisa Dilakukan Sendiri, Tak Perlu Alat

Dilansir News18, Malaysia memberlakukan lockdown ketat sejak 1 Juni sebagai akibat dari peningkatan mendadak kasus Covid-19.

Menurut laporan, pembatasan di dalam dan sekitar Ibu Kota Kuala Lumpur melarang warga meninggalkan rumah antara jam 8 malam dan jam 8 pagi di daerah yang terkena dampak, kecuali untuk keadaan darurat.

Jalan di daerah yang terkena dampak juga ditutup.

Semua titik masuk dan keluar dijaga oleh polisi. Itu berarti orang-orang di lingkungan yang lebih miskin menderita kehilangan pendapatan yang parah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved