Breaking News:

Berita Surabaya

Tak Ada Oksigen Palsu yang Sempat Heboh di Kabupaten Tulungagung, Seperti Ini Hasil Uji Labnya

Satu tabung di antaranya yang berukuran 6 meter kubik dibawa pembudidaya bibit gurami asal Tulungagung

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/david yohannes/samsul arifin
Polda Jatim ungkap hasil uji lab sebenarnya terkait tabung oksigen yang diduga palsu di Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ditreskrimsus Polda Jatim mengungkap peristiwa sebenarnya kasus dugaan tabung oksigen palsu di Kabupaten Tulungagung.

Polda Jatim juga menyita dua tabung berukuran 6 meter kubik dan 1 meter kubik.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman ditemani Kabid Humas Polda, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menuturkan, pihaknya telah menguji kandungan isi tabung oksigen yang sempat viral itu.

Diketahui bukan oksigennya yang palsu. Melainkan kadar oksigennya hanya 22,68 persen. Dan ini yang membuat heboh.

Sedangkan untuk standar medis sendiri standar oksigennya mencapai 99,5 persen.

“Jadi tidak ada yang namanya oksigen palsu. Melainkan kadarnya yang kurang. Sehingga membuat empat ekor ikan koi peliharaan peternak berinisial MR ini mati,” kata Kombes Farman, Jumat, (23/7/2021).

Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini menambahkan, oksigen yang digunakan oleh peternak itu didapat dari BPBD Kabupaten Pacitan pada tanggal 17 Juli 2021 lalu.

BPBD Pacitan sendiri mempunyai 32 buah tabung berukuran 1 meter kubik dan enam buah tabung berukuran 6 meter kubik.

Mereka mengisi tabung oksigen itu dengan mesin kompresor milik BPBD Pacitan sendiri.

“Setelah mengisi semua unit tabung itu, kompresor BPBD Pacitan rusak,” lanjut Farman.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved