Breaking News:

TIPS SEHAT MASA PANDEMI

TIPS SEHAT Memasak dan Konsumsi Daging Kurban, Pakar UGM: Lebih Bagus Tambah Bahan Ini

Hari Raya Idul Adha 2021 telah tiba. Penyembelihan hewan kurban menjadi ibadah rutin kaum muslim di hari raya ini.

Editor: Suyanto
surya.co.id/samsul hadi
ILUSTRASI - Daging Kurban. Ini resep aman memasak daging kurban. 

SURYA.co.id I YOGYAKARTA - Hari Raya Idul Adha 2021 telah tiba. Penyembelihan hewan kurban menjadi ibadah rutin kaum muslim di hari raya ini.

Nah agar bisa menikmati daging kurban secara aman dan sehat, perlu pandai-pandai memasak dan mengonsumsinya.

Dikutip dari laman fk.ugm.ac.id, pakar gizi FK Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (KMK) UGM , Dr. Mirza Hapsari Titis Penggalih, S.Gz., MPH., RD membagikan tips lewat artikel "Komsumsi Sehat Aman di Masa Pandemi"

Menurut Mirza, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam mengkonsumsi daging kurban. Pertama, hewan kurban harus sehat atau tidak berpenyakit maupun sudah masuk usia dewasa. “Prinsipnya, sesuai dengan syarat sah hewan kurban,” tegasnya.

Kedua, memilih konsumsi daging merah terlebih dahulu. Penggunaan daging putih, lemak, maupun tulang, bisa diolah hanya sebatas menjadi kaldu atau penambah rasa.

Usi 40 tahun hindari jeroan
Mirza berpesan sebaiknya jangan mengkonsumsi jeroan, terutama untuk orang yang sudah berusia di atas 40 tahun.

Baca juga: TIPS SEHAT: Jangan Diremehkan, Ini 5 Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

Ketiga, saat mengolah daging, usahakan untuk menghindari penambahan lemak berlebihan. “Daging ini sudah mengandung lemak, misal akan dimasak dengan tambahan santan, hanya bisa dilakukan untuk satu masakan saja. Jangan terlalu banyak,” ungkapnya.

Sejatinya, Mirza menjelaskan bahwa ada teknik pemberian bumbu yang bisa digunakan sebagai pengganti santan, misalnya dengan menambahkan bumbu kemiri.

Disarankan juga penggunaan tambahan daun jeruk, jeruk nipis, maupun asam jawa juga disarankan, karena bahan – bahan tersebut bisa membantu memecah lemak dan mempermudah metabolisme dalam tubuh.

Keempat, batasi porsi konsumsi daging atau protein hewani hanya sekitar 150-200 gram per hari, yang dibagi dalam 3 kali konsumsi. “Kita harus bijak dalam mengambil porsi masakan daging untuk dikonsumsi,” imbuh Mirza saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca juga: TIPS SEHAT di Tengah Menggilanya Covid-19: Coba 6 Tanaman Ini untuk Jaga Imunitas

Baca juga: TIPS SEHAT, Ini Khasiat Semangka untuk Para Pria, Bikin Tambah Greng, Juga Cocok untuk Olahragawan

Terkait penyimpanan ataupun semi pengolahan daging agar bisa dikonsumsi dalam jangka waktu lama, Mirza mengungkapkan, teknik frozen atau pembekuan daging lebih aman dan sehat.

“Kalau saya cenderung merekomendasikan pembekuan daging daripada mengolahnya menjadi abon yang telah melewati proses penambahan minyak sangat banyak. Pilihan kedua bisa digiling dan dibuat bakso. Kalau untuk pengalengan, itu prinsipnya ditambah garam, radiasi agar bakteri tidak berkembang, bahkan harus ditambahkan zat kimia tertentu agar awet, itu yang tidak bagus. Daging beku tetap pilihan pertama,” paparnya.

Di penghujung paparannya, Mirza mengingatkan untuk rajin cek kesehatan, jika seseorang sudah memiliki masalah dengan kondisi kolesterol. (Wiwin/IRO; Foto: Vania)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved