2 Anggota MIT Poso Pecahan Ali Kalora Dilumpuhkan dalam Aksi Senyap Tim Pimpinan Perwira Kopassus

Dua anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pecahan Kelompok Ali Kalora berhasil dilumpuhkan dalam aksi senyap tim pimpinan perwira Kopassus.

EDDY HASBY/Kompas.com
Ilustrasi Prajurit Kopassus. Simak berita tentang 2 Anggota MIT Poso Pecahan Ali Kalora Cs Dilumpuhkan dalam Aksi Senyap tim pimpinan perwira Kopassus 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - Dua anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pecahan Kelompok Ali Kalora berhasil dilumpuhkan dalam aksi senyap tim pimpinan perwira Kopassus.

Seperti diketahui, MIT Poso pimpinan Ali Kalora kini terpecah menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama beranggotakan empat orang yang dipimpin oleh Ali Kalora, bergerak di wilayah Poso Pesisir Utara.

Sedangkan kelompok MIT Poso pimpinan Qatar alias Farel alias Anas, bergerilya di sekitar Lembah Napu, Lore Timur.

Dua anggota MIT Poso yang tewas dalam aksi senyap Kopassus adalah anggota Qatar.

Baca juga: Sosok Qatar yang Ditakuti Ali Kalora Cs, Ancam Anggota MIT Poso hingga Tak Berani Menyerah

Melansir dari Kompas TV, kronologinya berawal saat prajurit Kopassus yang tergabung dalam Koopsgassus Tricakti melakukan operasi senyap di Pegunungan Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, Minggu (11/7/2021).

Proses penyergapan itu dipimpin oleh Lettu Inf David Manurung yang berasal dari satuan Kopassus.

Mereka hanya beranggotakan sebanyak lima orang saat melakukan aksi pelumpuhan tersebut. 

"Setelah dengan sabar serta cermat mengendus bekas-bekas jejak yang ditinggalkan kelompok MIT sejak tanggal 7 Juli 2021 yang lalu," ujarnya Panglima Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabssus) Tricakti Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas TV. 

Jenderal bintang dua itu menambahkan, Tim Tricakti mendekati markas kelompok MIT secara senyap dan kerahasiaan tinggi merayap ke sasaran sejak pukul 22.00 WITA.

"Akhirnya pada jarak sekitar 5 meter dari posisi Camp terlihat samar dalam kegelapan ada beberapa orang kelompok MIT sedang istirahat.

Setelah diyakini bahwa benar mereka adalah anggota teroris MIT, Dantim Tricakti 2 Lettu Inf David Manurung langsung memberikan perintah untuk membuka tembakan guna melumpuhkan kelompok MIT tersebut," katanya. 

Ia menyebut, saat penyergapan terdapat lima orang di lokasi.

Namun, tiga orang di antaranya, juga disebut terduga teroris dari kelompok Poso, melarikan diri ke dalam hutan.  

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved