2 Anggota MIT Poso Pecahan Ali Kalora Dilumpuhkan dalam Aksi Senyap Tim Pimpinan Perwira Kopassus
Dua anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pecahan Kelompok Ali Kalora berhasil dilumpuhkan dalam aksi senyap tim pimpinan perwira Kopassus.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
"Ada yang terluka dari tiga orang yang melarikan diri di tengah kegelapan di hutan lebat tersebut.
Hal ini diyakini dari bekas ceceran darah yang pagi ini terlihat di sekitar TKP," kata dia.
Ia meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar terus mendoakan para prajuritnya yang kini masih berjuang di lapangan menumpas keberadaan para terduga teroris.
"Mohon doanya buat tim yang di lapangan yang saat ini masih terus berupaya keras melaksanakan pembersihan dan pengejaran," kata Richard.
Sementara itu, Danrem 132 Tadulako dan juga Wakil Penanggungjawab Komando Operasi Madago Raya Brigjen TNI Farid Makruf memastikan, kelompok MIT yang tewas merupakan pimpinan Qatar.
"Kelompoknya Qatar, cuma kami belum bisa mengindentifikasi siapa yang tertembak itu.
Kami sekarang sedang melakukan evakuasi jenazah tapi masih kesulitan dengan medan yang rapat dan cuaca," kata Danrem Farid saat dihubungi Kompas.com, Minggu.
Titik Pelarian Terdeteksi
Sementara itu, persembunyian Ali Kalora Cs kini sudah terdeteksi Satgas Madago Raya.
Hanya saja, untuk memburu dan menangkap Ali Kalora Cs tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Satgas Madago Raya harus melalui medan tak biasa yang sangat susah.
Hal itu diakui Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Rusdi Hartono.
Dikatakan, titik lokasi pelarian Ali Kalora Cs diduga berada di sekitar Parigi Moutong, Poso, Sulawesi Tengah.
"Udah tahu sebenernya."
"Wilayah mereka bermain itu aparat keamanan sudah tahu."