Breaking News:

Idul Adha

Edaran PP Muhammadiyah Tentang Idul Adha, Sebaiknya Alihkan Dana Qurban untuk Sodaqoh

Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jumat (2/7) mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan Idul Adha 1442 Hijriah, yang berlangsung di tengah masa pandemi

Editor: Suyanto
Edaran PP Muhammadiyah Tentang Idul Adha, Sebaiknya Alihkan Dana Qurban untuk Sodaqoh
Net
Logo MUhammadiyah

SURYA.co.id I JAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jumat (2/7) mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan Idul Adha 1442 Hijriah, yang berlangsung di tengah masa pandemi.

Surat berisi 9 poin tata cara Ibadah Idul Adha itu ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Agung Danarto.

Tidak Disarankan Takbir Keliling

PP Muhammadiyah mengimbau jangan melakukan takbir keliling. "Takbir keliling tidak disarankan dan sebaiknya dilakukan di rumah," dikutip dari surat edaran.

Salat Idul Adha di rumah

Shalat Idul Adha di lapangan, masjid atau fasilitas umum sebaiknya tidak dilaksanakan. Shalat Idul Adha dapat dilakukan di rumah masing-masing bersama anggota keluarga.

Ibadah Qurban

Hukum ibadah kurban adalah sunah muakkadah bagi muslim yang telah memiliki kemampuan untuk berkurban, dengan tata cara sesuai tuntunan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Umat Islam yang mampu disarankan untuk mengutamakan bersedekah berupa uang daripada menyembelih hewan kurban. Sebab, pandemi Covid-19 telah menimbulkan masalah ekonom sosial ekonomi dan meningkatnya jumlah kaum duafa.

"Bagi mereka yang mampu membantu penanggulangan dampak ekonomi Covid-19 sekaligus mampu berkurban, maka dapat melakukan keduanya." "Membantu duafa maupun berkurban keduanya mendapatkan pahala di sisi Allah SWT, namun berdasarkan beberapa dalil, memberi sesuatu yang lebih besar manfaatnya untuk kemaslahatan adalah yang lebih diutamakan."

Baca juga: Kemenag Imbau Salat Idul Adha Digelar di Masjid Zona Hijau dan Kuning, Surabaya Tunggu SE Walikota

Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Cabai Rawit di Kabupaten Lamongan Merangkak Naik

PP Muhammadiyah juga memberikan alternatif dengan urutan skala prioritas apabila umat ingin berkurban, sebagai berikut:
1. Kurban sebaiknya dikonversi berupa dana dan disalurkan melalui Lazismu untuk didistribusikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan di daerah tertinggal, terpencil, dan terluar atau diolah menjadi kornet (kemasan kaleng);
2. Penyembelihan hewan kurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) agar lebih sesuai syariat dan higienis. 3. Jumlah hewan yang disembelih di luar RPH hendaknya dibatasi (tidak terlalu banyak) untuk menghindari kemubaziran dan distribusi yang merata, disembelih oleh tenaga profesional, mengurangi kerumunan massa, dan pemenuhan protokol kesehatan yang ketat sehingga dapat menjamin keamanan dan keselamatan bersama;

4. Hewan kurban berupa kambing atau domba sebaiknya disembelih di rumah masing-masing oleh tenaga profesional dan apabila mampu dapat disembelih sendiri oleh orang yang berkurban.

5. Pembagian daging kurban diantar oleh panitia ke rumah masing-masing penerima dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PP Muhammadiyah Terbitkan Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ibadah Idul Adha"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved