Berita Surabaya
Atasi Learning Loss, SMAN 15 Surabaya Bentuk Kelas Kasih Sayang
Banyak siswa yang mengalami penurunan nilai akademik,SMAN 15 Surabaya membuat program khusus yang dinamakan Kelas Kasih Sayang.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
Karenanya, dalam mengatasi hal itu Nurmala memberikan pembekalan, pembelajaran, skill pengelolaan diri yang meliputi maindset, dan adab belajar.
"Jika siswa masih butuh konseling kami juga sediakan di sekolah," imbuhnya.
Dalam program Kelas Kasih Sayang ini, Nurmala menuturkan, jika dilakukan sosialisasi terhadap orang tua. Kemudian, membuat kontrak belajar dengan siswa, assesment untuk pemetaan siswa, menganalisa faktor kesulitan belajar, memberikan motivasi dan melakukan evaluasi.
"Kegiatan ini mulai Senin (21/6/2021) sampai Rabu (30/6/2021), tapi bisa jadi ini diperpanjang hingga awal Juli untuk siswa yang masih butuh pendampingan. Sehingga pada waktu tahun ajaran baru mereka bisa menuntaskan tugas-tugasnya," paparnya.
Dalam pelaksanaan ini, 86 siswa yang mengikuti kelas akan dikelompokkan berdasarkan tugas-tugas per mapel. Maksimal perkelas 18 siswa selama satu jam setengah. Dengan menggunakan tiga sesi. Mulai jam 08.00 pagi-11. 30 siang.
Sementara itu, cara lain dalam mengatasi persoalan learning loss siswa dilakukan SMAN 16 Surabaya.
Dalam hal ini, sekolah menerapkan program home visit bagi siswa yang bermasalah baik secara nilai akademik maupun sikap.
Sementara untuk meningkatkan nilai akademik atau prestasi lomba, seperti KSN, pihak sekolah menggandeng bimbel, alumni dan Institute Teknologi Selupuh Nopember (ITS). Untuk meningkatkan nilai akademik atau prestasi lomba. Misal KSN, Kita menggandeng Bimbel, Alumni dan PTN
"Bila ada siswa yang bermasalah baik akademik maupun masalah yang lain kita ada tim BK, didampingi wali kelas untuk berkunjung ke rumah peserta didik. Idealnya guru BK mengawal 150 siswa sekitar 5 kelas," ujar Waka Humas SMAN 16 Surabaya, Abdul Razzaq Thahir menjabarkan.
Untuk evaluasi selama setahun terakhir, Reza sapaan akrabnya menuturkan jika proses pembelajaran daring berjalan lancar.
Dalam memantau perkembangan atau kemajuan belajar siswa, pihak sekolah memanfaatkan whatssapp grup, telfon orang tua hingga melakukan home visit dengan menerapkan protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kelas-kasih-sayang-sman-15-surabaya.jpg)