Apotek Online Lifepack
LIFEPACK: 5 Penyebab Nyeri saat Haid dan 10 Cara Mudah Untuk Mengatasinya
Simak 5 penyebab nyeri saat haid atau menstruasi beserta 10 cara mudah untuk mengatasinya.
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.CO.ID - Rasa nyeri saat haid merupakan hal umum yang dialami oleh hampir seluruh kaum wanita.
Melansir laman Lifepack.id, rasa nyeri ini umumnya dipicu oleh produksi prostaglandin, senyawa mirip hormon, yang dikeluarkan oleh lapisan rahim atau endometrium, saat akan meluruh.
Prostaglandin ini membantu rahim dalam berkontraksi serta rileks, sehingga endometrium bisa terlepas dan meluruh.
Walaupun keberadaan prostaglandin ini dibutuhkan dalam periode haid atau menstruasi, namun jika jumlahnya berlebihan, maka akan menyebabkan rasa nyeri saat rahim berkontraksi dengan kuat.
Baca juga: LIFEPACK: Pahami Ciri-Ciri Sperma Abnormal Beserta Cara Mengatasinya
Pada saat itu, aliran darah akan berkurang, begitu pun dengan suplai oksigen ke jaringan otot rahim, sehingga nyeri saat haid pun muncul.
Rasa nyeri yang timbul saat sedang haid pun beragam tingkatannya, ada yang tak begitu terasa nyerinya, namun ada juga yang terasa begitu menyakitkan.
Jika rasa nyeri yang dialami begitu tak tertahankan, bahkan ada yang hingga kehilangan kesadarannya, bisa jadi itu disebabkan karena kondisi kesehatan berikut ini.
1. Endometriosis
Endometriosis merupakan kondisi di mana sel dari lapisan dalam dinding rahim tumbuh di tempat yang bukan seharusnya di dalam tubuh.
Biasanya, sel tersebut tumbuh di saluran telur atau tuba fallopi, ovarium, atau jaringan yang melapisi panggul. Rasa nyeri yang dialami wanita dengan endometriosis terbilang tak tertahankan.
Baca juga: Lifepack: Tipe-tipe Alat Kontrasepsi dan Cara Kerjanya
Jika endometriosis dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan, maka akan bisa memicu terjadinya infertilitas.
Kondisi ini juga bisa meningkatkan risiko wanita terjangkiti jenis kanker tertentu.
Selain rasa nyeri yang tak tertahankan saat sedang haid, kondisi ini juga menimbulkan gejala seperti kembung, kram, diare, konstipasi, dan mual.
2. Fibroid Rahim
Kondisi selanjutnya yang bisa memicu rasa nyeri tak tertahankan saat haid adalah adanya fibroid rahim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/nyeri-saat-haid.jpg)