FAKTA-FAKTA Covid-19 di Bangkalan: 4 Kecamatan Mikro Lockdown, 1 Orang Positif Kabur ke Surabaya

Berikut ini fakta-fakta terkait melonjaknya angka kasus Covid-19 di Bangkalan, Madura.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Musahadah
surya/firman rachmanudin
Pengendara asal Bangkalan Madura yang terjaring penyekatan dan dilakukan swab test antigen di pintu keluar Jembatan Suramadu. Berikut fakta-fakta Covid-19 di Bangkalan. 

"Upaya penyekatan, serta mendirikan pos penyekatan di dua sisi, pintu masuk Madura maupun Surabaya, dengan melakukan swab antigen on the spot," lanjut Nico. 

2. Satu warga positif kabur ke Surabaya

Data warga yang nekat kabur usai hasil swab test antigen positif covid-19.
Data warga yang nekat kabur usai hasil swab test antigen positif covid-19. (Foto Istimewa Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya)

Satu warga asal Bangkalan Madura yang terjaring penyekatan di pintu keluar Jembatan Suramadu arah Surabaya, Senin (7/6/2021) pagi memilih kabur.

Warga berinisial MS (34) asal Dusun Berelek itu menghilang setelah hasil swab testnya dinyatakan positif.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan kejadian kaburnya warga Bangkalan yang hasil swab test antigennya positif itu.

"Benar, kabur ke arah Surabaya," ujar Ganis, Senin (7/6/2021).

Tak lama setelah kabar ini, Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Eko Adi W mengonfirmasi kalau MS akhirnya ditemukan.

MS diamankan di rumahnya setelah petugas kepolisian berkoordinasi dengan satgas Covid 19 kota Surabaya dan Kabupaten Bangkalan, Madura.

"Sudah diamankan di rumahnya," kata Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Eko Adi Widodo, Senin (7/6/2021).

3. Khofifah siapkan tempat transit karantina  

Pengendara asal Bangkalan Madura yang terjaring penyekatan dan dilakukan swab test antigen di pintu keluar Jembatan Suramadu, Senin (7/6/2021)
Pengendara asal Bangkalan Madura yang terjaring penyekatan dan dilakukan swab test antigen di pintu keluar Jembatan Suramadu, Senin (7/6/2021) (surya/firman rachmanudin)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa ruang transit dan karantina sementara bagi pengendara atau pelintas yang terdeteksi positif covid-19 telah rampung disiapkan. 

Pasalnya, Pemprov Jatim telah mendirikan ruang transit dan karantina sementara di gedung BPWS kaki Suramadu sisi Bangkalan.

Tempat ini yang digunakan bagi mereka yang terdeteksi positif dalam swab antigen. 

"Pemprov Jatim bergerak cepat dengan mendirikan ruang transit karantina sementara di gedung BPWS kaki Suramadu Bangkalan. Fasilitas ini diperuntukkan bagi mereka yang terkonfirmasi swab antigen positif. Selanjutnya, akan dilakukan tes Swab PCR dimana jika dinyatakan positif akan langsung dirujuk ke RS Darurat Lapangan dan enam rujukan lainnya di Surabaya," kata Khofifah, Senin (7/6/2021). 

4. IGD RSUD Bangkalan buka lagi

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved