Breaking News:

Hukum Menggabungkan Puasa Syawal dan Puasa Qadha di Hari Ayyamul Bidh

Berikut hukum menggabungkan puasa syawal dan puasa qadha di hari ayyamul bidh, lengkap bacaan niat.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Freepik
Ilustrasi berpuasa bagi penderita penyakit jantung 

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.CO.ID - Di Bulan Syawal umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa 6 hari, boleh dilaksanakan berturut-turut atau tidak berturut-turut.

Menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad (UAS) berdasarkan pandangan beberapa ulama, boleh melaksanakan Puasa Syawal di hari Senin Kamis, atau di hari Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, 15 bulan Hijriyah), untuk mendapatkan dua keutamaannya sekaligus.

Namun sebelum melaksanakan puasa sunnah, pastikan terlebih dahulu tidak memiliki utang puasa Ramadan. Karena jika masih memiliki utang puasa, maka harus atau wajib hukumnya mengganti (qadha) terlebih dahulu.

UAS kemudian menjelaskan lagi, apabila keberatan melaksanakan Puasa Qadha dilanjut puasa syawal 6 hari, maka boleh menjalankan Puasa Qadha di bulan Syawal, maka otomatis mendapatkan pahala keutamaan keduanya.

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh 13, 14, 15 Syawal 1442 H Mulai Besok 25 Mei 2021, Bacaan Niat dan Keutamaannya

"Ibu-ibu yang punya utang puasa 7 hari, maka harus dibayar dahulu baru puasa Syawal 6 hari," ujar Ustadz Abdul Somad.

"Ibu-ibu kalau tidak kuat mengganti utang puasa dan puasa sunnah Syawal maka cukup mengganti puasa di bulan Syawal, maka ibu puasa qadha di bulan Syawal," jawab Ustadz Abdul Somad.

"Otomatis pahalanya seperti puasa sunnah Syawal, niatnya cuma satu, niatnya satu, saya niat puasa qadha besok hari lillahi ta'ala," jelas UAS.

Baca juga: Apakah Puasa Syawal Harus Dilaksanakan Berurutan? Berikut Penjelasan Ulama

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad mengatakan jika melaksanakan Puasa Qadha di hari Senin Syawal, maka puasanya pun mendapat 3 pahala sekaligus. Yaitu pahala puasa sunnah Senin-Kamis, puasa Syawal dan pahala puasa pengganti.

"Hal itu berlaku untuk laki-laki maupun perempuan," ujar ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya yang diunggah di YouTube, berjudul "SEBAIKNYA PUASA SYAWAL ATAU PUASA GANTI DULU.? | Ust. Abdul Somad. Lc., MA".

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved