Berita Tulungagung
Tiga Pemuda Tulungagung Ditangkap Karena Mengedarkan Sabu-sabu dan Ganja
Tiga pemuda terduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan ganja di Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan
Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Anggota Satreskoba Polres Tulungagung memangkap tiga pemuda terduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan ganja di Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Sabtu (3/4/2021).
Mereka adalah Alip Rawuh (27) alias Pinus warga Desa Suruhwadang Kecamatan Kademangan Blitar, M Luis Febri Agustin (21) alias Jemu dan Bayu Anan Huda (25), keduanya asal Desa Buntaran Kecamatan Rejotangan.
Dari tiga sekawan ini, polisi menyita dua paker ganja seberat 160 gram, dan dia paket sabu-sabu seberat 5,57 gram.
Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat mengatakan, penangkapan tiga terduga ini bermula dari laporan masyarakat.
Polisi yang melakukan penyelidikan memastikan, tiga pemuda tersebut menguasai sabu-sabu dan ganja.
“Petugas di lapangan mempunyai bukti, tiga orang ini punya narkotika jenis ganja dan sabu-sabu,” terang Tri Sakti, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: Razia Tempat Kos Kota Blitar, Petugas Jaring 22 Pasangan, Ada 4 Berusia di Bawah Umur
Baca juga: Jadwal 1 Ramadan 2021 Menurut Kemenag dan Muhammadiyah, Simak Aturan Shalat Tarawih di Surabaya
Baca juga: Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri Perpanjang PPKM Mikro Hingga 19 April 2021
Usai melakukan penyelidikan dan memastikan ada barang bukti, polisi melakukan penggerebekan di rumah Alip di Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, pada sabtu (3/4/2021) pukul 19.30 WIB.
Ketiganya ditangkap tanpa perlawanan, lengkap dengan barang bukti ganja dan sabu-sabu.
Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Tulungagung, untuk menjalani proses hukum.
“Sekarang mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini ditahan di ruang tahanan Polres Tulungagung,” sambung Tri Sakti.
Dari penyidikan Alip adalah pengedar narkotika dari pelaku lain di atasnya.
Dia kerap menerima kiriman barang dengan cara diranjau.
Narkotika kiriman ditaruh di suatu tempat tersembunyi, Alip kemudian mengambilnya.
Barang kiriman dari bandar besar ini kemudian dipecah menjadi kemasan kecil dan dipasarkan.
Setiap ada pesanan, Alip meminta Luis dan Bayu untuk meranjau barang.
