Virus Corona di Surabaya

Update Virus Corona di Surabaya 1 April 2021: PPKM Mikro Cegah Lonjakan Covid19, Aturan Baru Perwali

Berikut update virus corona di Surabaya, Senin (1/4/2021) sekira pukul 07.00 WIB. 

Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
infocovid.jatimprov.go.id
update virus corona di Surabaya dan Jawa Timur (1/4/2021) 

Meninggal: 9922 (+35)

Update Seluruh Wilayah Jatim (Perdaerah)

KONFIRMASI BARU (+301)

+39 KOTA SURABAYA, +24 KAB. MADIUN, +22 KAB. BLITAR, +18 KAB. NGANJUK, +17 KAB. TRENGGALEK, +14 KOTA MADIUN, +12 KAB. SIDOARJO, +11 KAB. JOMBANG, +10 KAB. KEDIRI, +9 KAB. MALANG, +9 KAB. NGAWI, +9 KAB. TULUNGAGUNG, +9 KOTA MOJOKERTO, +9 KAB. MAGETAN, +7 KAB. BANYUWANGI, +7 KAB. BANGKALAN, +6 KAB. BOJONEGORO, +6 KAB. PONOROGO, +6 KAB. GRESIK, +6 KAB. TUBAN, +6 KAB. BONDOWOSO, +5 KAB. PACITAN, +5 KOTA MALANG, +5 KOTA PASURUAN, +5 KAB. MOJOKERTO, +4 KAB. LAMONGAN, +4 KOTA BLITAR, +4 KAB. PASURUAN, +3 KOTA KEDIRI, +3 KOTA BATU, +2 KAB. JEMBER, +1 KAB. SAMPANG, +1 KAB. PROBOLINGGO, +1 KAB. LUMAJANG, +1 KOTA PROBOLINGGO, +1 KAB. PAMEKASAN,

PPKM Mikro Cegah Lonjakan Kasus COVID-19

Melansir dari Kompas 'PPKM Mikro Diklaim Berhasil Cegah Lonjakan Covid-19 Selama Masa Libur Panjang'

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyebutkan bahwa PPKM Mikro berhasil mencegah lonjakan kasus Covid-19 akibat masa libur panjang.

Seperti yang tercatat dua bulan terakhir, tepatnya saat libur panjang Imlek dan Isra Miraj.

Tak terjadi lonjakan kasus virus corona.

Selain PPKM mikro, lonjakan kasus diklaim berhasil dicegah akibat adanya penghapusan cuti bersama dan pembatasan mobolitas penduduk ke luar kota.

"Kebijakan PPKM mikro melalui posko tingkat desa atau kelurahan, penghapusan cuti bersama, serta pembatasan mobilitas terbukti efektif karena tidak terjadi kenaikan kasus sebagai dampak dari kedua hari raya tersebut," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (30/3/2021).

Berdasar pengalaman, kata Wiku, libur panjang berdampak pada penambahan kasus positif Covid-19.

Sebab, momen tersebut digunakan masyarakat untuk bepergian sehingga terjadi peningkatan mobilitas.

Selain peningkatan kasus, libur panjang juga mengakibatkan kenaikan angka kematian pasien virus corona, juga keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19.

Akibat momen libur panjang Idul Fitri 22-25 Mei 2020 misalnya, terjadi lonjakan kasus Covid-19 sebesar 68-93 persen.

Kemudian, akibat libur panjang HUT RI 17-23 Agustus 2020, kasus Covid-19 meningkat hingga 119 persen.

Kecenderungan ini terulang ketika momen libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 28 Oktober-1 November, serta libur Natal dan tahun baru 24 Desember-3 Januari.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved