Berita Surabaya
Mahasiswa Ubaya Sabet Juara I Kompetisi Ekonomi Tingkat Nasional
Bentuk latihan dilakukan secara rutin setiap minggu dengan bedah mosi dan berlatih bersama anggota yang lain.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) meraih juara I tingkat nasional dalam Youth Economics Competition (YEC) 3.0 2021 cabang lomba debat.
Tim Ubaya berhasil menyisihkan 31 tim dari 27 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia.
Kompetisi dengan tema “Reformasi Ekonomi Digital pada New Era Covid-19” ini diselenggarakan secara daring oleh UMSU mulai 18 - 20 Maret 2021.
Tim perwakilan Ubaya yang menjadi pemenang dalam YEC 3.0 2021 yaitu Winnie Himawati, Nathaniel, dan Golden Wijaya Oentoro.
Mereka merupakan mahasiswa dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik Ubaya yang tergabung dalam UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Debat atau biasa disebut USDS (Universitas Surabaya Debating Society).
Winnie mengungkapkan rasa senangnya dapat bisa kembali dengan meraih juara I dalam kompetisi debat.
Sebelumnya mahasiswi yang kerab disapa Winnie ini bersama dengan tim yang sama juga meraih juara 1 dalam Widya Mandala Debate Competition yang diselenggarakan pada 27 Februari – 1 Maret 2021 lalu.
“Tentunya kami sangat bersyukur dan berterima kasih untuk segala dukungan dan pelatihan yang telah diberikan oleh segenap keluarga besar USDS,” ucap Winnie, Rabu (24/3/2021).
Selama mengikuti kompetisi, Winnie bersama tim mampu melewati semua babak penyisihan hingga lolos menuju babak final.
Baca juga: Sudah Pasang Dua, Kamera ETLE Bakal Ditambah di Tiga Titik Jalan Lain Kabupaten Tuban
Baca juga: Polisi Kota Kediri Tangkap Pria Bertato yang Sembunyikan Sabu di Balik Batako
Baca juga: Sering Terendam Banjir Kali Lamong Selama Musim Hujan, Petani Gresik Pasrah Karena Gagal Tanam
Winnie menceritakan jika kompetisi YEC 3.0 2021 diawali dengan tiga babak penyisihan untuk menentukan 16 tim terbaik yang dapat masuk ke babak eliminasi.
Babak eliminasi terdiri dari octofinal, quarterfinal, semifinal dan final. Pemilihan tim terbaik ditentukan berdasarkan dengan Victory Point (VP) dan score paling tinggi.
"Kompetisi debat ini menggunakan bahasa Indonesia dengan Asian Parliamentary Debate System. Setiap babak dalam kompetisi terdapat topik atau mosi yang berbeda-beda,"ujarnya.
Topik tersebut membahas tentang gaya hidup, gerakan sosial, ekonomi, relasi internasional, kesehatan, PBB dan filosofi. Topik atau mosi yang didapat selama kompetisi bersifat impromptu.
Pada babak final, tim Ubaya mendapatkan topik atau mosi yaitu
“Dewan Ini Lebih Memilih Dunia Di Mana Umur Manusia Secara Natural Berakhir Pada 50 Tahun”.
"Dalam kompetisi ini tantangannya saat mendapat topik yang tidak dipahami. Apalagi perbedaan pendapat ketika case building. Selain itu tekanan dalam kompetisi menjadi salah satu tantangan untuk saling mendukung satu sama lain agar tetap kuat dan fokus dalam perlombaan,"paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/winnie-himawati-saat-mengikuti-youth-economics-competition-yec.jpg)