Gugatan Hasil Pilkada Surabaya 2020

Respons Machfud Arifin setelah Gugatannya Ditolak MK: Semoga Surabaya Lebih Maju di Bawah Eri-Armuji

Pascakeputusan gugatannya ditolak MK, mantan paslon Machfud Arifin-Mujiaman tetap berdoa yang terbaik untuk Kota Surabaya.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Paslon nomor urut 2 Machfud Arifin - Mujiaman dalam Debat Publik II Pilwali Surabaya, Rabu (18/11/2020). Machfud mendoakan Surabaya lebih maju di bawah kepemimpinan Eri-Armuji. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pascakeputusan gugatannya ditolak MK, mantan paslon Machfud Arifin-Mujiaman tetap berdoa yang terbaik untuk Kota Surabaya.

Kota kelahiran Machfud yang mantan Kapolda Jatim.

Bahkan Machfud juga mendoakan agar Surabaya lebih maju di bawah kepemimpinan Eri Cahyadi-Armuji (Erji).

"Semoga  Kota Surabaya semakin maju di bawah kepimpinan ErJi. Salam Sehat," respons Machfud lewat WA, Selasa (16/2/2021) . 

Machfud bersmaa Kuasa Hukum telah mendengar pembacaan Putusan MK untuk perkara Perselisihan Hasil Pilwali Surabaya.

Secara prinsip mereka sangat menghormati proses konstitusional ini. 

Tim Machfud-Mujiaman memilih mengajukan gugatan ke MK bukan masalah menang dan kalah dalam Pilwali.

Tapi lebih pada prinsip sebagai pertanggungjawaban publik pada pemilih mereka melalui saluran konstitusional.

Machfud menyampaikan bahwa dirinya bersama keluarga selalu ikhlas dalam bersikap.

Dia meyakini bahwa putusan hakim MK sudah berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa dan bisa dipertangungjawabkan. 

Sebagai insan beragama bahwa setiap keputusan dan semua tindakan apa pun telah dicatat malaikat. 

Machfud juga mendoakan seluruh warga Surabaya.

Dia juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih dalam kebersamaan perjuangan untuk perubahan Kota Surabaya. 

Mantan Kapolda Jatim ini mengungkapkan alasan dirinya melakukan gugatan ke MK.

Dia menduga ada kecurangan dan pelanggaran yang bersifat TSM (Terstruktur, Sistematis dan Masif) yang menurutnya menyebabkan ketidakadilan dalam penyelenggaraan Pilwali Surabaya 2020.

Misalnya, keterlibatan pemerintah kota Surabaya yang memanfaatkan program, kegiatan dan kewenangan sehingga dapat menguntungkan pasangan calon tertentu. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved