Breaking News:

Ikon Baru Olahan Tape Bondowoso

Renyahnya Beragam Rasa Tape Crispy Dinikmati Sampai Negara Tetangga

Sesuai namanya, tape buatan Nurul punya tekstur renyah, tidak lagi lembut dan berair seperti tape umumnya

surya/danendra kusumawardana
Nurul Hidayati (41), warga Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, menunjukkan beberapa jenis olahan tape yang menjadi produk kekinian, Senin (25/1/2021). Bisa diterima pasar luar negeri. 

Inovasi lain yang bakal dihadirkan yakni cokelat batang isi tape crispy, labu kuning crispy dan crackers.

"Produk Rondo Royal dibanderol Rp 20.000 per boks. Saat ini penjualan Rondo Royal akan kami masifkan. Sedangkan labu kuning crispy, cokelat batang dan crackers dalam tahap pengolahan," ungkap wanita berdarah Banyuwangi ini.

Dalam pembuatan produk tape crispy, Nurul dibantu tiga orang karyawan yang merupakan warga Curahdami. "Saya memberdayakan masyarakat sekitar untuk membantu produksi," ucapnya.

Meski Nurul tidak membuat sendiri seluruh produk kulinernya itu, namun Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Bondowoso melirik usahanya, lantas memberikan bantuan alat vacuum frying.

Seiring berjalannya waktu ia telah mempunyai produk sendiri yakni tape crispy GeHaelFood. Produk UKM GeHaelFood telah menjadi unggulan di Bondowoso. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved