Jumat, 15 Mei 2026

Ikon Baru Olahan Tape Bondowoso

Renyahnya Beragam Rasa Tape Crispy Dinikmati Sampai Negara Tetangga

Sesuai namanya, tape buatan Nurul punya tekstur renyah, tidak lagi lembut dan berair seperti tape umumnya

Tayang:
Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Deddy Humana
surya/danendra kusumawardana
Nurul Hidayati (41), warga Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, menunjukkan beberapa jenis olahan tape yang menjadi produk kekinian, Senin (25/1/2021). Bisa diterima pasar luar negeri. 

Pembeli produk tape crispy GeHaelFood di antaranya berasal dari Jakarta, Malang, Yogyakarta, Bogor dan Halmahera (Maluku). Melalui pihak reseller, penjualan produk tape crispy ala apoteker ini malah meluas bahkan mampu menapaki pasar luar negeri.

"Reseller saya pernah mengirim tape crispy buatan saya ke Timor Leste dan Malaysia," sebutnya.

Produk tape crispy GeHaelFood punya beragam varian rasa, yakni original, pedas, cokelat, dan keju. Rentang harganya dibanderol mulai Rp 15.000 untuk kemasan 80 gram sampai Rp 35.000 untuk kemasan 250 gram.

"Dalam sebulan produk tape crispy terjual hingga 6.000 bungkus dengan omzet puluhan juta. Akan tetapi, dua bulan terakhir saya merasakan dampak pandemi Covid-19. Penjualan menurun hingga 50 persen," urainya.

Agar pembeli tidak bosan Nurul menghadirkan inovasi baru dari produk tape crispy. Produk terbaru yang sudah berjalan yakni Rondo Royal. Olahan tape itu dibentuk seperti risoles dan pastel dengan isian keju maupun cokelat jenis makanan beku (frozen food).

Inovasi lain yang bakal dihadirkan yakni cokelat batang isi tape crispy, labu kuning crispy dan crackers.

"Produk Rondo Royal dibanderol Rp 20.000 per boks. Saat ini penjualan Rondo Royal akan kami masifkan. Sedangkan labu kuning crispy, cokelat batang dan crackers dalam tahap pengolahan," ungkap wanita berdarah Banyuwangi ini.

Dalam pembuatan produk tape crispy, Nurul dibantu tiga orang karyawan yang merupakan warga Curahdami. "Saya memberdayakan masyarakat sekitar untuk membantu produksi," ucapnya.

Meski Nurul tidak membuat sendiri seluruh produk kulinernya itu, namun Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Bondowoso melirik usahanya, lantas memberikan bantuan alat vacuum frying.

Seiring berjalannya waktu ia telah mempunyai produk sendiri yakni tape crispy GeHaelFood. Produk UKM GeHaelFood telah menjadi unggulan di Bondowoso. ***

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved