Breaking News:

Berita Ponorogo

Modal Paket Internet, Karyawan di Ponorogo Setubuhi Anak Bosnya yang Masih di Bawah Umur

Seorang karyawan dilaporkan oleh bosnya ke Satreskrim Polres Ponorogo, setelah ketahuan menyetubuhi anaknya yang masih di bawah umur.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sofyan Arif Candra Sakti
Gunawan, seorang karyawan yang tega menyetubuhi anak bosnya yang masih di bawah umur. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Seorang karyawan dilaporkan oleh bosnya ke Satreskrim Polres Ponorogo, setelah ketahuan menyetubuhi anaknya yang masih di bawah umur.

Anak sang bos, PR (15) jatuh ke pelukan Gunawan (30), lantaran sering memanjakan PR dengan membelikan pulsa dan paket internet.

Selain itu, Gunawan yang merupakan warga Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun tersebut juga sering mengajak jalan-jalan PR dan membelikan jajan.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satresktim Polres Ponorogo, Ipda Gestik Ayudha menjelaskan, kejadian aksi tak terpuji Gunawan yang berawal saat PR keluar rumah pada 11 Januari 2021 lalu.

"Di tengah jalan, korban bertemu dengan tersangka lalu mengajak ke sebuah penginapan di Telaga Ngebel," ucap Gestik, Selasa (19/1/2021).

Di penginapan tersebut, Gunawan menyetubuhi PR yang masih berstatus pelajar MTS.

"Tersangka lalu mengantarkan korban ke rumahnya yang mana sang ibu sudah menunggu," ucapnya.

Ibu korban sempat bertanya kepada Gunawan pergi k emana saja dengan anaknya.

"Tersangka menjawab, dirinya mengajak korban ke daerah Jetis untuk mengambil mobil bosnya," jelasnya.

Namun, timbul kecurigaan dalam benak ibu korban saat anaknya tidak kunjung keluar kamar setelah bepergian dengan Gunawan.

"Setelah ditanya lagi, korban mengakui telah ke Ngebel dan berhubungan badan dengan tersangka," ujar Gestik.

Sementara itu, Gunawan mengaku pihaknya berani melakukan hal tersebut karena telah berkomitmen akan menikahi PR setelah lulus sekolah.

"Saya tahu kalau dia masih anak-anak, masih sekolah, tapi kami sudah berkomitmen mau menikah saat sudah lulus," ucapnya.

Atas perbuatannya Gunawan terancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved