Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Ini Jatah Vaksin Covid-19 untuk Wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo

Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik menjadi tiga daerah yang diutamakan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik menjadi tiga daerah yang diutamakan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Pembagiannya, Kota Surabaya mendapatkan jatah vaksin 33.420 dosis vaksin, untuk Kabupaten Sidoarjo mendapatkan jatah 5.920 dosis vaksin dan Kabupaten Gresik mendapatkan jatah 8.720 dosis vaksin.

"Berdasarkan keputusan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan, maka vaksinasi akan dimulai besok, Rabu 13 Januari 2021 untuk tingkat pusat. Vaksinasi akan dilakukan secara bertahap. Untuk tingkat Provinsi Jawa Timur dimulai tanggal 14 Januari dan tiga daerah tahap pertama akan dimulai tanggal 15 Januari untuk Surabaya, Sidoarjo dan Gresik," tegas Khofifah, Selasa (12/1/2021).

Setelah tiga daerah tersebut,.kemudian akan disusul kabupaten/kota lain dengan prioritas penerima sesuai yang telah ditentukan pemerintah. Jatahnya akan disesuaikan kemudian.

Lebih lanjut Khofifah menegaskan, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dan takut terhadap vaksin Covid-19.

Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah resmi menerbitkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization untuk vaksin Covid-19 sinovac.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin ini halal. Ia berharap agar vaksinasi ini menjadi ikhtiar yang akan membawa kebaikan dan keselamatan bagi warga masyarakat Jawa Timur.

Saat ini, sejumlah orang telah disiapkan untuk menjadi individu yang mendapatkan vaksinasi pertama di Jatim. Tujuannya tak lain memberikan keteladanan dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat pada vaksin Covid-19.

Jajaran orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19 Jatim adalah pejabat Pemprov Jatim, tokoh agama, dokter dan juga sivitas akademika sejumlah perguruan tinggi Jatim.

"Untuk mempercepat eksekusi dan edukasi terkait vaksinasi Covid-19, pejabat Pemprov Jatim bersama dengan para dokter, tokoh agama, dan civitas akademika akan memberikan keteladanan langsung pada masyarakat dengan menjadi individu yang mendapatkan vaksinasi pertama di tanggal 14 Januari 2021," kata Khofifah.

Menurutnya, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan dalam menekan jumlah kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Termasuk juga untuk meminimalisir kematian yang disebabkan Covid-19.

"Kerja sama ini diperlukan agar kita bisa segera mengakhiri pandemi," tegasnya.

Rencananya, vaksinasi pertama di Jatim akan dilaksanakan di RSUD dr Soetomo Surabaya. Pemberian contoh keteladanan ini harapannya menjadi bukti nyata bahwa vaksin ini aman, efektif dan halal sehingga kekebalan komunitas terhadap Covid-19 ini dapat tercapai.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved