Inilah Nur Saman, Tunawisma yang Risma Temui di Sudirman, Ternyata ini Pekerjaannya, Pantas Viral

Tunawisma yang Menteri Sosial Tri Rismaharini temui di sekitar Jalan Sudirman - Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat akhirnya terungkap

Editor: Adrianus Adhi
Kolase Kompas.com/WAHYU ADITYO PRODJO dan Handout
Nur Saman, tunawisma yang Risma temui saat di Sudirman 

SURYA.co.id, Jakarta - Tunawisma yang Menteri Sosial Tri Rismaharini temui di sekitar Jalan Sudirman - Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat akhirnya terungkap. Namanya, Nur Saman.

Nur Saman merupakan salah satu tuna wisma yang Bu Risma temui di sekitar Jalan Sudirman - Jalan MH Thamrin.

Sosok Nur Saman itu kemudian menjadi bahan perbincangan warganet, mereka juga menduag kalau aksi blusukan Risma sebagai pencitraan yang tidak diperlukan dan tidak tepat sasaran.

Narasi yang hadir dalam cuitan dan balasan komentar netizen di Twitter seolah-olah gelandangan yang ditemui Risma diatur sedemikian rupa atau direkayasa.

Tak hanya itu, seorang warganet bernama @Andhy_SP211 menulis kalimat begini: "Gembel ternyata bisa menjadi profesi yang menguntungkan, bisa ikut drakor tanpa casting pastinya,"

Baca juga: Sosok Nur Saman, Gelandangan yang Ditemui Mensos Risma saat Blusukan, Berikut Faktanya

Baca juga: Mensos Tri Rismaharini Blusukan Datangi Warga Miskin di Eks Lokalisasi Kota Mojokerto

Dalam cuitannya, Andi menyertakan dua foto yang terdapat wajah seorang tunawisma berambut, berkumis putih, bertopi hitam, coklat, dan memakai masker.

Ada juga yang menyebarkan tangkapan layar dari sebuah unggahan akun Facebook yang bernama Adhe Idol. 

“Kalau yang menghadap ke depan atau yang rambutnya putih/ubanan itu kek kenal itu, tukang jualan poster Soekarno. Memang dia orang PDI-P.

Lokasi jualannya Jalan Minangkabau Manggarai. Selain itu dia jualan es kelapa muda juga. Terciduk juga,” tulis Adhe Idol.

"Wah bocor nih scenario," tulis akun Yuli Widyaningsih.

Dalam artikel KOMPAS.com berjudul: "Blusukan Mensos Jadi Polemik, Ini Pengakuan Tunawisma yang Ditemui Risma di Sudirman, Nur Saman itu ternyata seperti ini.

Ditemui Kompas.com pada Kamis (7/1/2021), Nur Saman saat itu sedang duduk di pinggir Kali Minangkabau.

Usia Nur Saman saat ini 69 tahun.

Nur Saman (69), sosok gelandangan yang disebut ditemui Menteri Sosial, Tri Rismaharini dan diabadikan dalam sebuah foto. Nur Saman sehari bekerja sebagai pemulung dan serabutan di sekitar Jalan Minangkabau, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan
Nur Saman (69), sosok gelandangan yang disebut ditemui Menteri Sosial, Tri Rismaharini dan diabadikan dalam sebuah foto. Nur Saman sehari bekerja sebagai pemulung dan serabutan di sekitar Jalan Minangkabau, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan (KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO)

Ia berada sekitar 50 meter dari toko poster dan bingkai Bung Karno serta warung es kelapa muda yang disebut Adhe Idol dalam unggahan Facebook.

Di sekitar Nur Saman, ada barang-barang seperti botol air mineral, terpal, potongan-potongan ban dalam, buku, tas, koper, dan korek api. 

Ia sedang duduk dan memperbaiki sebuah sandal sembari merokok.

Nur Saman mengaku bekerja sebagai pemulung dan bekerja serabutan.

Ia juga terkadang membantu menambal ban di depan warung es kelapa muda.

"Terus di depan tukang kelapa, buka tambal ban juga"

"Kalau pegawainya enggak ada, saya bantuin tambal"

"Nanti tambal tiga motor, saya dapat satu motor. Satu motor Rp 15.000. Uangnya makan saja," tambah Nur Saman.

Saat ditanya pernah bertemu Risma, Nur Saman menjawab pernah bertemu tetapi tak ingat pasti.

Saat dikonfirmasi pakaian dan topi yang dikenakan Nur Saman, ia membenarkan.

"Ketemu sih ketemu (Bu Risma), cuma kan saya enggak tahu yang mana orangnya (Bu Risma). Saya enggak kenal," ujar Nur Saman saat ditemui, Kamis (7/1/2021).

Nur Saman mengaku sempat terkena razia.

Ia saat itu sedang memulung di Jalan Jenderal Sudirman bersama teman-temannya.

"Iya. Ketemu ramai-ramai saya enggak tahu.

Saya Jalan ke arah Kota Kasablanka mutar ke mari (Jalan Minangkabau)"

"Ketemu (Risma) di sana (Jalan Jenderal Sudirman),” tambah Nur Saman.

Nur Saman setiap hari memulung barang-barang seperti kardus dan botol.

Rute Nur Saman saat memulung yaitu Pasar Rumput, Halimun, Sudirman, Kota Kasablanka, Saharjo, dan Minangkabau.

"Saya asli Kabupaten Indramayu."

"Di Jakarta sejak kelas 2 SD. Istri di Jawa, Indramayu," lanjut Nur Saman.

Nur Saman mengaku sehari-hari tidur di trotoar jalan dekat Jalan Minangkabau beralaskan terpal dan kardus.

Jika hujan, Nur Saman pindah ke emperan toko di sekitar Minangkabau.

(Kompas.com/Tribunnews.com/SURYA.co.id)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved