Waktu Sholat Dhuha yang Dianjurkan, Berikut Keutamaannya
Menurut Ustaz Abdul Somad, waktu Sholat Dhuha mulai 12 menit setelah matahari terbit dan selesainya 15 menit sebelum waktu Dzhuhur.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Pipit | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Sholat dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang paling sering dilakukan umat Islam, karena diyakini memperlancar rezeki.
Keyakinan ini karena berhubungan dengan keutamaan Sholat Dhuha, yang serupa dengan sedekah.
Lantas kapan waktu sholat dhuha yang paling dianjurkan?
Menurut Ustaz Abdul Somad, waktu Sholat Dhuha mulai 12 menit setelah matahari terbit dan selesainya 15 menit sebelum waktu Dzhuhur.
Baca juga: Tata Cara Sholat Tahajud dan Waktu yang Dianjurkan
Keutamaan Sholat Dhuha
Keutamaan sholat dhuha dijelaskan dalam hadist.
Dari Abu Dzar, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda:
“Pada pagi hari setiap tulang (persendian) dari kalian akan dihitung sebagai sedekah. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan kebaikan (amar ma’ruf) dan melarang dari berbuat munkar (nahi munkar) adalah sedekah. Semua itu cukup dengan dua rakaat yang dilaksanakan di waktu Dhuha.” HR. Muslim, Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah.
Salat Dhuha menurut hadist Nabi sekaligus ibadah untuk mengingat kembali Allah SWT.
“Salat Dhuha itu Shalat orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena panas tempat berbaringnya.” (HR Muslim).
Berikut ini tata cara sholat dhuha, niat dan doa setelah sholat.
Baca juga: Bacaan Niat Sholat Hajat Dua Rakaat Berikut Tata Caranya
Niat Sholat Dhuha
Sholat Dhuha boleh dikerjakan pada waktu pagi, hingga sebelum waktu datangnya Shalat Dzuhur.
Tulisan Arab