Refly Harun Segera Diperiksa Polisi Soal Kasus Video Gus Nur Hina NU, Inilah Perannya
Polisi segera memeriksa para pihak yang terlibat dalam kasus Sugi Nur Raharja alias Gus Nur yang diduga telah melakukan ujaran kebencian kepada NU.
Saat beristirahat, datang sejumlah mobil di depan rumah Gus Nur.
Munjiat langsung merasa kejanggalan karena merasa sekelompok orang ini bukan layaknya tamu.
"Sebentar bincang-bincang, langsung datang beberapa mobil, sekitar 4 atau 5 mobil parkir di depan rumah," kata Munjiat.
"Kalau dari gerakan tubuhnya bukan kayak tamu biasa mau bertamu, tapi tetap saya buka gerbang," lanjutnya.
Munjiat mengaku sempat menanyakan keperluan rombongan orang tersebut.
Ia lalu mempersilakan mereka masuk sembari menunggu Gus Nur.
"Saya tanya, 'Dari mana, Mas?'. (Dijawab) 'Dari Jakarta'. Masnya saya suruh duduk di tempat depan, enggak mau, maunya tetep berdiri di depan pintu," jelasnya.
Setelah Gus Nur muncul, rombongan orang tersebut masuk.
Munjiat menuturkan saat itu tidak ada penjelasan terkait alasan kedatangan mereka dan keperluan apa dengan Gus Nur.
"Di situ Gus Nur menerima beliau, mereka semua masuk. Lima mobil kurang lebih ada 30 orang masuk ke dalam, duduk di ruang tamu," kata Munjiat.
Ia menyebutkan seorang dari rombongan tersebut menyerahkan surat penggeledahan dan penanganan langsung.
"Enggak ada dialog, enggak ada perbincangan mereka ke sini dalam rangka apa, untuk menindaklanjuti dalam kasus apa, enggak ada," lanjut dia.
Rombongan petugas tersebut juga melakukan penggeledahan dan membawa barang bukti beruma 4 harddisk, 1 laptop, 1 memori card 32 GB, 3 ponsel, dan 1 modem Wi-Fi.
Selanjutnya Gus Nur ditahan di Rutan Bareskrim Polri.
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul FAKTA Baru Kasus Gus Nur Dugaan Ujaran Kebencian pada NU, Polisi Sasar Perekam di Video Refli Harun?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/video-gus-nur-dengan-refly-harun.jpg)