Pilbup Jember 2020

Bawaslu Terima Laporan Video Kampanye Pilkada Jember 2020 sambil Bagi-bagi Uang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember menerima laporan 'video bagi-bagi uang'. Pihak pelapor mengadukan hal tersebut ke Bawaslu Jember.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Parmin
surya.co.id/sri wahyunik
Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka 

Surya.co.id | JEMBER -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember menerima laporan 'video bagi-bagi uang'. Pihak pelapor mengadukan hal tersebut ke Bawaslu Jember karena kegiatan bagi-bagi uang di video tersebut dibarengi dengan ajakan memilih pasangan calon kepala daerah.

Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka mengakui telah menerima laporan tersebut. "Benar, kami telah menerima laporan tersebut. Selanjutnya, akan kami tindaklanjuti," ujar Thobrony, Senin (19/10/2020).

Laporan diterima hari Minggu (18/10/2020). Pelapornya adalah warga Desa Tanggul Wetan Kecamatan Tanggul. Bawaslu Jember, kata Thobrony, akan mengkaji laporan tersebut. Kajian itu menyangkut syarat formil dan materiil laporan.

"Sedangkan untuk konten video, kami belum bisa menyebutnya apakah itu ada indikasi pelanggaran atau tidak, karena juga perlu kami kaji setelah melihat syarat formil dan materiil laporan. Besok, mungkin sudah ada hasilnya," imbuhnya.

Pada Minggu (18/10/2020) beredar video pendek berdurasi 1.21 menit. Video itu beredar berantai di grup WhatsApp, juga Facebook.

Video itu menggambarkan kerumunan sejumlah ibu. Sejumlah ibu itu mendengarkan seorang lelaki yang berbicara di depan mereka. Lelaki itu mengatakan, bahwa para ibu akan menerima sejumlah uang dan harus mengucapkan terimakasih kepada sepasang nama. Nama itu adalah pasangan calon kepala daerah yang berkontestasi di Pilkada Jember tahun 2020.

Di belakang deretan ibu-ibu tersebut juga ada gambar pasangan calon kepala daerah. Lelaki itu juga meminta ibu-ibu itu mencoblos nomor pasangan calon kepala daerah itu.

Dari informasi yang dihimpun Surya.co.id, lokasi di video tersebut berada di Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul. Pelapor menyebut lelaki di video itu seorang perangkat rukun warga di desa tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved