Breaking News:

Berita Gresik

Pemuda Gresik Kendalikan Bisnis Esek-esek, Enam Wanita Muda yang Dilacurkan Diambil dari Cirebon

Johan saat diinterogasi mengaku, tarif wanita sebesar Rp 150.000 kepada para lelaki hidung belang. Termasuk fasilitas kamar, minyak gel dan tisue.

Willy Abraham
Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto (kanan) saat menanyai mucikar Johan (kiri) di Mapolres Gresik, Kamis (15/10/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Usianya masih 19 tahun. Tapi Johan Rio Adi sudah piawai dalam menjalankan bisnis lendir di Kota Gresik.

Pemuda tanggung ini telah menampung enam wanita muda asal Cirebon, Jawa Barat untuk dijadikan wanita penghibur di Kota Pudak.

Ke enam wanita berkulit kuning langsat itu masing-masing R (20), N (29), I (20), R (18), dan V (20) serta A (29). Setelah dibawa ke Polres Gresik, mereka dipulangkan ke kampung halamannya.

Tarif yang dibanderol tersangka Johan terhadap anak buahnya sebesar Rp 150.000 untuk sekali kencan.

Bisnis esek-esek yang dilakoni muncikari muda ini sudah berbulan-bulan. Namun kepiawaian pemuda asal Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik berakhir di tangan Polres Gresik.

Cara yang dilakukan tersangka untuk memasarkan anak buahnya, yakni mendirikan warung kopi. Di warung tersebut disediakan juga enam wanita piaraannya.

Di warung tersebut juga disediakan dan fasilitas berupa kamar yang ada di bagian belakang. Kamar tersebut disediakan untuk melayani tamu yang mengajaknya berkencan.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto, menjelaskan petugas langsung turun ke lokasi menuju warung kopi yang ada di Dusun Samaleyak, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean pada Selasa (13/10/2020) pukul 22.00 Wib.

"Langsung kami lakukan penggeledahan dan kami amankan, saat di lokasi ada tamu laki-laki dan wanita sedang berduaan di dalam kamar," ucapnya, Kamis (15/10/2020).

Ketika penggerebekan berlangsung, Johan tidak bisa berkutik. Lelaki yang masih berusia belasan tahun ini langsung digelandang ke Polres Gresik bersama enam wanita penghibur yang disediakan di warungnya.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved