Breaking News:

Berita Lumajang

Hari Tanpa Bayangan Siang Ini di Kabupaten Lumajang, Warga Diimbau Banyak Konsumsi Air

Fenomena tersebut diprediksi akan berlangsung di Kabupaten Lumajang, Selasa (13/10/2020) pada pukul 11:13:18 WIB.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Titis Jati Permata
pixabay.com
Foto Ilustrasi cuaca panas 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Hari tanpa bayangan di Jawa Timur telah dimulai pada 9 Oktober 2020.

Fenomena tersebut diprediksi akan berlangsung di Kabupaten Lumajang, Selasa (13/10/2020) pada pukul 11:13:18 WIB.

Kasi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Teguh Tri Susanto menjelaskan, hari tanpa bayangan adalah fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Saat itu lah, deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat.

Fenomena itu disebut sebagai kulminasi utama.

"Jadi pada saat itu, matahari akan berada tepat di atas kepala pengamat atau di titik zenith," kata Teguh saat dihubungi, Selasa (13/10/2020).

Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat menghilang karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.

Oleh sebab itu, hari saat terjadinya kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan.

Baca juga: BMKG Juanda : Waspada Potensi Cuaca Ekstrem saat Masa Pancaroba

Menurut Teguh, fenomena kulminasi utama dalam setahun bisa berlangsung dua kali.

Oleh sebab itu masyarakat diminta untuk tidak cemas dan khawatir.

"Awal bulan Maret-April dari arah utara ke selatan. September-April selatan ke utara," ucapnya.

Biasanya, saat fenomena ini berlangsung suhu cuaca akan meningkat.
Untuk itu, warga Lumajang diminta mengkonsumsi asupan air lebih banyak untuk menghindari dehidrasi.

"Apalagi ini kan musim pancaroba ya jadi bisa dipastikan cuaca akan sangat panas," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved