Kuliner
Incip Kuliner Khas Pantura Gresik, Mulai Ikan Sembilang, Sate Laler Hingga Bongko Kopyor yang Gurih
Jalan-jalan ke Gresik jangan lupa untuk menikmati beberapa kuliner yang khas dan hanya ada di sana.
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Jalan-jalan ke Gresik jangan lupa untuk menikmati beberapa kuliner yang khas dan hanya ada di sana.
Sebagai wilayah yang banyak tambak ikannya, kuliner ikan dengan beragam olahannya banyak ditemui di sepanjang Jalur Pantura.
Di antaranya Ikan Sembilang yang dimasak kuning atau biasa dikenal dengan Kelo Kuning.
Banyak warung di kawasan Pantura yang menyediakan olahan Ikan Sembilang ini.
Namun yang menjadi jujugan adalah Warung Cak Kasan, di Desa Mengare, Kabupaten Gresik.
Kawasan Mengare dikenal dengan nama Pulau Mengare karena letaknya yang masuk dan dikelilingi area pertambakan .
Sebagian besar masyarakat Mengare adalah nelayan.
Dan tangkapan ikan ini menjadi kuliner yang dimasak secara tradisional.
Nah Ikan Sembilang dimasak Kelo Kuning dan pedas menjadi kuliner yang paling diburu jika ke Pulau Mengare.
Ikan Sembilang ini cukup direbus dengan bumbu rempah lengkap, serta cabe utuh.
Daging ikan Sembilang ini seperti ikan bandeng, tapi duri tidak begitu banyak seperti ikan bandeng.
Cukup murah makan di Warung Cak Kasan. Semangkok Ikan Sembilang dan nasi hanya Rp 20.000.
Selain ikan sembilang Kelo Kuning, juga ada ikan keting, bandeng dan cumi.
Di Warung Cak Kasan ini juga sederhana, pengunjung yang makan di sini hanya disediakan tempat lesehan dari bambu tanpa meja.
Nah mau mencoba. Perhatikan jam bukanya. Warung Cak Kasan ini buka dan sudah siap jam 09.00.
Tapi begitu buka, pengunjung antre dan jam 12.00 sudah habis.
Sate Laler Sidayu
Berjalan ke arah barat lagi, akan bertemu Alun-alun Sidayu.
Nah di sini juga ada kuliner yang banyak jadi jujugan, yakni sate laler.
Kudapan sate, banyak orang sudah mengenalnya, biasanya sate biasa dengan porsi daging yang cukup tebal.
Di Gresik ternyata ada sate berukuran kecil, namanya sate laler.
Nama sate laler atau lalat ini karena ukuran daging yang ditawarkan kepada para pelanggan cukup kecil dibanding ukuran daging sate biasanya.
Daging yang digunakan adalah daging kambing muda.
Tekstur daging yang kenyal dan bumbu kacang membuat para penikmat sate akan ketagihan mencobanya.
Sate laler ini merupakan salah satu kuliner wajib jika berkunjung di Gresik saat malam hari.
Lokasinya berada di pojok Alun-alun Sidayu, Kecamatan Sidayu.
Seporsi sate laler irisan daging kambing muda kecil dengan bumbu kacang
Pedagang sate ini punya ciri khas dari penampilan depan hingga mudah dijumpai.
Yakni sate dijual dengan cara lesehan dan ditempatkan di rombong pikul dari bambu.
Lonjoran bambu dibiarkan sebagai tempat menggantung kambing yang sudah dipotong.
"Penjual sate laler di Gresik masih satu saudara. Jadi kalau rasa masih sama," terang Andre, salah satu penjual sate laler.
Meski dihidangkan dengan ukuran yang kecil. Ternyata, pecinta kuliner sate laler ini mampu menarik minat para pejabat di Kabupaten Gresik.
Peminat sate ini sangat beragam, dari warga biasa hingga pejabat tingkat kabupaten, seperti bupati.
Rata-rata mereka ketagihan dengan hidangan sate laler. Hingga tidak cukup makan satu porsi.
Bahkan saat ada hajatan sebelum pandemi, ia sering diajak untuk menyediakan menu sate laler.
"Kalau dipanggil untuk acara, ukurannya ya agak besar," ucapnya sambil tertawa.
Andre mengaku bisa menghabiskan satu ekor kambing muda dalam semalam.
Satu malam satu ekor kambing bisa ludes, kalau pembeli membludak.
Untuk menikmati menu sate laler ini, pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam.
Seporsi nasi dan sate laler dihargai Rp 25 ribu.
Bongko Kopyor dan Bonggolan Khas Gresik
Satu lagi jajanan khas Kota Gresik adalah bongko kopyor dan bonggolan.
Jajanan ini mudah ditemui di beberapa jalan protokol di Kota Gresik.
Seperti Jalan Sunan Giri dan Jalan Kalimantan, Kecamatan Manyar Gresik.
Bisanya para penjaja makanan ringan ini cukup laris dalam beberapa hari saat Bulan ramadan ini datang.
Di hari biasa hanya habis 15 bungkus bongko kopyor, tapi saat ini bisa habis 40 bungkus dalam waktu 4 jam.
Harga jajanan khas Gresik dijual sangat terjangkau.
Seperti bongko kopyor dijual hanya Rp 8.000/bungkus dan bonggolan dijual hanya Rp 7.000/batang.
Bongko kopyor, terbuat dari roti, pisang, kelapa, mutiara, air gula, air kelapa muda dan santan, menjadikan jajanan khas Gresik rasanya menjadi manis.
Bongko kopyor bahannya kaya dengan nutrisi alami.
Ada santan, roti, parutan kepala muda, pisang, mutiara dan air gula.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kuliner-ikan-sembilang-kelo-kuning-warung-cak-kasan-gresik.jpg)