Breaking News:

Berita Tulungagung

Skandal Guru SD di Tulungagung 6 Kali Berzina dengan Istri TKI di Ruang Kelas, Sempat Hamil & Aborsi

YS mengakui berzina dengan guru SD saat ditinggal suaminya jadi TKI di Taiwan. Mereka berhubungan badan di ruang kelas SD.

pexels
Ilustrasi 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Seorang wanita muda di Tulungagung, YS (29) harus menelan pil pahit setelah diduga menjadi korban janji pria guru SD berinisial AG (36).

YS dan AG sudah menjalin hubungan asmara kurang lebih selama 3 tahun ini.

Di tengah hubungannya itu, YS mengakui telah berzina atau berhubungan badan layaknya suami istri dengan AG.

Bahkan, kadangkala dilakukan di ruang kelas.

Pasangan haram ini sebenarnya masing-masing sudah memiliki suami atau istri.

Si YS ditinggal suaminya menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan.

YS saat mengadu ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung.
YS saat mengadu ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung. (Istimewa)

Namun, hubungan haram itu pun terbongkar oleh suami YS.

YS kemudian minta AG menempati janji.

Namun, janji tinggal janji. 

AG tak pernah menempatinya hingga YS terpaksa curhat ke Ketua Umum LSM Bintara, M Ali Sodik.

Setelah curhatan tersebut, LSM Bintara Tulungagung melaporkan seorang guru SD negeri ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Tulungagung.

Guru berinisial AG dituding melakukan perzinahan dengan YS.

Ilustrasi
Ilustrasi (Kolase Youtube)

Menurut Sodik, AG berulang kali mengajak YS berhubungan badan.

Bahkan enam kali perbuatan tak senonoh itu dilakukan di dalam ruang kelas.

"AG dan YS sama-sama sudah berkeluarga dan sama-sama sudah punya dua anak," terang Ketua Umum LSM Bintara, M Ali Sodik, Kamis (24/8/2020).

Hubungan antara AG dan YS sudah terjalin selama tiga tahun.

Saat AG mengajar di sebuah SD negeri di Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru mereka sudah melakukan hubungan badan di kelas sebanyak tiga kali.

"Semua perbuatan itu sudah diakui oleh YS, karena YS kecewa telah dibohongi oleh AG," ungkap Sodik.

Saat AG pindah ke SD negeri di Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, perbuatan tak senonoh itu diulang lagi.

Mereka melakukannya tiga kali di ruang kelas.

Selama tiga tahun menjalin hubungan asmara, AG dan YS sudah layaknya suami istri.

"Pada akhirnya hubungan YS diketahui oleh suaminya. YS diceraikan sama suaminya," sambung Sodik.

Namun ternyata AG dianggap mengingkari semua janji-janjinya.

YS yang kecewa kepada AG mengadu ke Sodik.

Mereka kemudian melapor ke Dindikpora Kabupaten Tulungagung.

"Korban sudah di-BAP sama Dinas Pendidikan. Kemarin saya dampingi," ujar Sodik.

Karena hubungan ini, YS sempat hamil dan digugurkan.

Sodik mengaku sudah mengantongi perzinahan yang dilakukan AG.

Sodik menilai AG tidak layak menjadi pendidik, apalagi dengan status PNS.

"Dia seharusnya dipecat, sudah tidak layak menjadi pendidik," pungkas Sodik.

Penulis: David Yohanes
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved